Persebaya Surabaya enggan ambil pusing soal lokasi pertandingan kontra Persija Jakarta. Green Force juga tak masalah bila akhirnya duel tersebut dilaksanakan di Stadion PTIK Jakarta Selatan.
Awalnya partai tersebut dilangsungkan di Stadion Sultan Agung Bantul, pada 3 Juni. Namun, terpaksa diundur menjadi 26 Juni 2018, karena beberapa jam jelang laga digelar terjadi kerusuhan suporter.
Sampai sekarang tempat pertandingan masih belum diputuskan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi. Namun, Persija bersikeras menggelar laga ini di Stadion PTIK.
Alasan Persija ingin melangsungkan partai ini di sana lantaran tidak waktu lagi mencari tempat lain. Selain itu, stadion yang ada di wilayah Jabodetabek tak dapat digunakan karena mesti steril untuk Asian Games.
"Kami menghargai [kalau itu sudah jadi] keputusan operator dan siap bermain di mana saja," ujar manajer Persebaya, Chairul Basalamah.




Kemungkinan besar Persebaya tak dapat dukungan langsung dari suporternya bila laga ini dilaksanakan di Stadion PTIK. Ini karena tempat tersebut tak bisa menampung banyak penonton.
