Pelatih asal Jerman, Thomas Tuchel, pernyataan mengejutkan setelah timnas Inggris lolos ke semifinal Piala Dunia 2026 berkat kemenangan dramatis 2-1 atas Norwegia pada babak perpanjangan waktu di Stadion Hard Rock, Miami. Ia menyatakan ketidakpuasannya yang mendalam terhadap penampilan The Three Lions, dan menyebut permainan mereka "lemah" meskipun telah mencetak prestasi bersejarah.
Tuchel mengatakan dalam pernyataan tajam kepada stasiun TV Inggris ITV, di mana ia tampak sangat kesal: "Kami mempersulit diri sendiri hari ini. Hasilnya luar biasa. Kami lolos ke semifinal, ini sungguh luar biasa, tetapi saya tidak puas dengan penampilan kami dari segala aspek. Komitmen ada, tetapi kami sangat mempersulit diri sendiri karena cara bermain kami."
Kesalahan taktis dan kurangnya kecepatan
Pelatih asal Jerman itu menambahkan dengan nada tajam: “Kesalahan taktis, kurangnya kecepatan dan konsistensi, kami beruntung,” sebagai isyarat jelas bahwa lolosnya tim lebih berkat keberuntungan daripada penampilan kolektif yang meyakinkan, meskipun dua gol Jude Bellingham menyelamatkan tim dari eliminasi.
Tuchel menolak menggunakan mentalitas sebagai alasan atas performa yang lemah, sambil berkata dengan tegas: “Mentalitas? Ini soal mentalitas, sesederhana itu. Bagaimana kita bisa membicarakan mentalitas sekarang? Ini bukan masalah mentalitas; kita bisa mengabaikannya dan mencari-cari alasan. Mengapa kita harus membicarakan mentalitas? Masalahnya terletak pada kualitas permainan kita, ini soal kualitas, kita harus bermain lebih baik."
Lolos dengan dramatis di tengah kritik tajam
Inggris sempat tertinggal akibat gol indah dari pemain Norwegia Andreas Schildrup pada menit ke-36, sebelum Bellingham menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu babak pertama (45+2), lalu gelandang Real Madrid itu memastikan lolosnya timnya dengan gol keduanya di awal babak perpanjangan waktu (menit ke-94).
Inggris akan bertanding di semifinal melawan pemenang dari pertandingan antara Swiss dan Argentina.


