Sekelompok asosiasi dan organisasi suporter dari berbagai penjuru dunia meluncurkan petisi elektronik yang menuntut pengunduran diri Gianni Infantino, presiden Federasi Sepak Bola Internasional "FIFA", serta reformasi mendasar di dalam organisasi tersebut.
Menurut surat kabar "L'Equipe"Prancis, sebuah aliansi internasional yang terdiri dari asosiasi-asosiasi suporter meluncurkan petisi tersebut pada hari Kamis ini melalui situs "Change.org", dengan menuntut kepergian Infantino dan restrukturisasi mendalam FIFA.
Baca Juga
Garcia jadi penonton dan Hamza menuntut haknya: "Sport" menilai para pemain Barcelona menghadapi Al Ahly
Video: Kekerasan di Camp Nou, polisi Catalunya mengusir suporter Al Ahly
Pernyataan yang menyertai petisi itu menyebutkan: "Sepak bola adalah milik mereka yang memenuhi stadion, yang mendukung klub dan tim nasional mereka dalam kemenangan maupun kekalahan, yang bepergian melintasi negara dan benua, yang mewariskan olahraga ini dari satu generasi ke generasi berikutnya, dan yang menjaganya tetap hidup setiap hari sepanjang tahun. Namun demikian, tampaknya ada satu orang yang menganggap dirinya lebih penting daripada sepak bola itu sendiri."
Di antara para penandatangan petisi tersebut terdapat kelompok "Football Supporters Europe", "Association nationale des supporters", dan "Irrésistibles Français", di samping organisasi dan asosiasi suporter dari berbagai negara dan benua.
Petisi ini muncul menyusul kontroversi yang ditimbulkan oleh rencana "FIFA Forward Enterprise", yang bertujuan menjual sebagian hak dan pendapatan Piala Dunia kepada para investor dari sektor swasta, sebelum rencana tersebut gagal untuk dilanjutkan.
"Pengkhianatan"
Organisasi-organisasi suporter menuduh FIFA menyiapkan proyek itu secara rahasia dan menyembunyikannya dari para anggota federasi serta para suporter, dan menyebut apa yang terjadi sebagai "pengkhianatan yang tidak akan pernah dilupakan oleh sepak bola".
Organisasi-organisasi itu juga menganggap bahwa proyek penjualan sebagian pendapatan Piala Dunia "merupakan babak terbaru dalam serangkaian keputusan dan kebijakan" yang menurut mereka telah merugikan sepak bola, dengan merujuk pada apa yang mereka sebut sebagai keterlibatan rahasia Infantino dalam proyek Liga Super Eropa, usulan penyelenggaraan Piala Dunia setiap dua tahun, dan kebijakan harga tiket Piala Dunia 2026, di samping apa yang mereka sebut sebagai budaya intimidasi dan pemusatan kekuasaan di tangan presiden FIFA.
Organisasi-organisasi yang menandatangani petisi itu menuntut pengunduran diri Infantino segera, di samping reformasi yang menjamin tingkat transparansi yang lebih besar dalam keputusan-keputusan penting, serta partisipasi yang sungguh-sungguh dari konfederasi benua, klub, pemain, dan suporter dalam menentukan masa depan sepak bola.
Mereka juga menyerukan penetapan pembatasan terhadap wewenang manajemen eksekutif FIFA, dan menjamin agar pendapatan sepak bola diinvestasikan kembali ke dalam permainan dan pengembangannya, alih-alih mengalihkan sebagiannya kepada para investor dari luar ekosistem sepak bola.
Anda dapat mendiskusikan berbagai topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora".

