Manajer Manchester City Pep Guardiola meyakini, duo Phil Foden dan Kevin De Bruyne bisa berkembang bersama mengikuti jejak duo gelandang elegan nan legendaris yang pernah diasuh juru taktik Spanyol itu: Xavi dan Andres Iniesta.
Foden sejauh ini terus tampil sensasional di tengah absensi De Bruyne yang sempat mengalami cedera cukup serius. Namun, kini bintang Belgia itu menandai comeback dia dengan mengantar The Citizens menaklukkan Huddersfield Town lima gol tanpa balas sebagai pemain pengganti.
Guardiola melihat, duo anak asuhnya itu memiliki segala syarat untuk meneruskan legasi Xavi-Iniesta di kala dua nama terakhir ini menghadirkan kejayaan di era keemasan Barcelona.
Saat ditanya mengenai duo Foden-De Bruyne, Guardiola merespons: "Di beberapa laga mereka bisa bermain dan di beberapa laga kami mengalami sedikit kesulitan."
"Saya selalu menjadi fan berat talenta nomor satu, jadi mengapa bakat mereka [Foden dan De Bruyne] tidak bisa digabungkan?" lanjut Guardiola.
"Ketika saya berada di Barcelona, orang-orang bilang 'tidak, Xavi dan Iniesta, pemain-pemain ini tidak bisa bermain besama' dan saya jawab, mengapa tidak bisa? Mengapa tidak bisa?" kenang Guardiola.
"Mereka [Xavi-Iniesta] adalah pemain bagus, mereka cerdas dan pintar dan biasanya kami menghubungkan bakat itu dengan mereka yang tidak dapat mempertahankan," katanya lagi.
Mengenai kemenangan atas Huddersfield yang ditandai dengan kembalinya De Bruyne, Guardiola memuji timnya yang semakin hari semakin tampil solid.
"Namun di saat yang sama, untuk struktur kami 4-4-2, kami harus mengubah sesuatu jika kami harus bertahan dan memerlukan fisikalitas di beberapa laga. Di babak kedua, kami menempatkan banyak talenta di posisi sentral," imbuhnya.
"Kevin tidak akan menyelesaikan masalah yang kami hadapi, kami tidak akan memiliki kemenangan kecuali kami semua bersatu," pungkas Guardiola.
