Manajer Manchester City Pep Guardiola menyebut timnya tak butuh Harry Kane setelah kalah tipis 1-0 melawan Tottenham Hotspur pada Minggu (15/8) malam WIB tadi.
City selaku juara bertahan mendapati awalan buruk dan harus takluk menyusul gol semata wayang bintang Korea Selatan Son Heung-Min.
Klub Manchester Biru itu untuk saat ini santer dikaitkan dengan penyerang Spurs Kane, yang tidak dilibatkan dalam skuad hari pertandingan semalam, sebagaimana ia baru kembali berlatih sembilan hari lalu.
Kata Pep
“Kami memiliki pemain yang sama seperti musim lalu dan kami mencetak banyak gol,” ujar Pep di sesi konferensi pers untuk sekaligus menjawab apakah klubnya perlu mewujudkan transfer Kane. “Itu [kami mencetak gol] pernah terjadi.
“Yang lebih penting adalah kami berada di sana [depan gawang], saat umpan silang terakhir. Kami tiba di area itu beberapa kali dan juga hari ini.




“Kami memang gagal mencetak gol [tadi] tapi itu adalah misteri yang sama. Kami masih sama, kami cukup bagus untuk menciptakan banyak peluang dan mencetak banyak gol dan kami akan melakukannya.”
Mengapa City Dikaitkan Dengan Kane?
City menjalani pertandingan kontra Spurs dengan mengandalkan Ferran Torres di posisi penyerang sentral, meski faktanya ia tidak direkrut untuk menjalankan tugas tersebut.
Pasukan Guardiola hanya memiliki Gabriel Jesus sebagai penyerang tradisional menyusul kepergian Sergio Aguero, selagi ‘false nine’ sekarang lebih sering dipilih ketimbang striker.
Ada keyakinan bahwa, jika mereka mampu mendatangkan Kane, yang telah memenangkan Sepatu Emas Liga Primer sebanyak tiga kali, klub penghuni Etihad Stadium itu bakal menjadi lebih kuat.
Akan tetapi Spurs punya kendali penuh atas masa depan sang striker mengingat ia masih punya kontrak untuk tiga tahun ke depan. Dengan kondisi seperti itu, Spurs lantas mematok harga di kisaran 150 juta poundsterling untuk kapten Inggris tersebut.
Adapun di musim kemarin, City mendapati salah satu kampanye terbaiknya sekalipun tanpa kehadiran penyerang tajam. Para penggawa The Citizens sama-sama berkontribusi, dengan sedikitnya ada tujuh pemain yang mencapai dua digit gol.
Musim kemarin, Ilkay Gundogan adalah pencetak gol terbanyak mereka di Liga Primer sebagaimana gelandang Jerman itu menjebol gawang lawan sebanyak 13 kali.
