Timo Werner tidak menampik bahwa faktor kelelahan telah berperan dalam penurunan performa Chelsea baru-baru ini.
The Blues arahan Frank Lampard sempat dipandang sebagai pesaing gelar setelah tak terkalahkan sejak 20 September lalu. Akan tetapi, klub London itu justru menderita kekalahan beruntun dari Everton dan Wolverhampton Wanderers sehingga membuat mereka tertinggal cukup jauh dari juara bertahan Liverpool.
Lampard pernah menepis pembicaraan tentang peluang timnya merebut gelar, dengan ia berkata setelah kekalahan dari Everton: “Jika itu membuat orang-orang yang membicarakan kami, mengatakan kami akan memenangkan liga, kami memiliki skuad terbaik di liga, itu adalah hal yang konyol.
"Ketika Anda berbicara tentang tim terbaik, Anda harus melihat tim yang menjadi juara dalam dua, tiga, empat tahun terakhir. Pasukan mereka penuh dengan striker dan pemain sayap yang sanggup mencetak 30 atau 40 gol dalam satu musim dan pemain lini tengah yang telah memenangkan banyak gelar liga di berbagai tempat.”
The Blues kembali ke jalur persaingan seturut kemenangan kandang 3-0 melawan West Ham pada Selasa (22/12) dini hari WIB tadi, dan sebelum laga tersebut Werner sempat mengkhawatirkan faktor kelelahan yang mulai menggerogoti.
"Kami telah memainkan banyak pertandingan setiap tiga hari dan saat Anda bermain melawan tim yang tidak berada di [kompetisi] Eropa, mereka pun tidak bermain terlalu banyak dan memiliki waktu istirahat selama satu minggu," kata Werner kepada laman resmi klub.
“Itu selalu sulit karena mereka fit dan mungkin itulah sebabnya kami mengalami kesulitan [akhir-akhir ini] karena kami sedikit lelah.
"Kami juga mengalami beberapa cedera dan kami bermain dengan starting XI yang sama dalam beberapa pertandingan terakhir, tetapi kami tidak bisa beralasan.”
Werner, yang menjadi rekrutan musim panas dari RB Leipzig, merasa Chelsea perlu belajar dari kekalahan melawan Everton dan Wolves.
"Setiap tim mengalami pasang surut," kata Werner. "Kami sedikit kesulitan tetapi dalam dua pertandingan terakhir kami tidak terlalu buruk untuk memenangkan pertandingan.
“Kami harus belajar dari hal-hal ini dan lebih baik lagi dalam pertandingan semacam ini untuk mendapatkan hasil imbang, seperti yang dilakukan Liverpool melawan Fulham baru-baru ini. Itu lebih menguntungkan Anda ketimbang kehilangan dua poin dan itulah bagaimana Anda menjadi juara."


