Performa David de Gea yang meningkat untuk Manchester United musim ini terjadi karena ia mendapat tekanan seturut kembalinya Dean Henderson ke klub, kata Darren Fletcher.
Henderson menjadi bintang saat dipinjamkan ke Sheffield United selama dua musim dan penjaga gawang itu dipulangkan ke Old Trafford untuk menjadi pesaing De Gea, yang membuat sejumlah blunder pada gelaran 2019/20 kemarin.
Meski manajer Ole Gunnar Solskjaer didesak untuk menjadikan Henderson sebagai starter di United, De Gea justru masih diandalkan sejauh ini dan beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang.
Kiper internasional Spanyol itu tampil cekatan pada pertandingan Rabu (21/10) dini hari WIB kemarin dengan melakukan sejumlah penyelamatan kunci saat United memastikan kemenangan 2-1 di markas Paris Saint-Germain di laga perdana babak gruup Liga Champions.
Performa De Gea membatasi Henderson hanya tampil dua kali musim ini, dengan keduanya terjadi di ajang Piala Liga.
Sementara Fletcher, yang bermain di Old Trafford antara 2003 dan 2015, percaya bahwa mantan rekan setimnya itu merasakan tekanan dari Henderson dan merespons dengan cara yang positif.
“Orang-orang bertanya-tanya mengapa Henderson dicadangkan, dan itu dimaksudkan untuk mendorong David,” kata Fletcher kepada BT Sport seusai United melibas PSG. “[Sergio] Romero selalu senang menjadi cadangan kedua. Penampilan [De Gea] malam ini sangat fantastis. Dean Henderson adalah ancaman, tetapi dia harus banyak belajar.”
Mantan pemain United lainnya, Rio Ferdinand, memuji Ole karena tetap mempertahankan De Gea di tengah seruan agar Henderson menjadi kiper utama.
“[De Gea] memiliki periode di mana dia membuat kesalahan, itu bukan hanya satu pertandingan. Tapi Ole mendukungnya, jadi Ole juga pantas mendapat pujian,” tambah Ferdinand.
Berbicara jelang dimulainya musim baru, Henderson menegaskan bahwa dia tidak kembali ke United hanya untuk menjadi pemanas bangku cadangan.
"Tujuan saya adalah bermain sepakbola musim depan dan saya emoh tidak bermain setelah musim lalu. Setelah melewati musim yang baik dan dengan momentum, tidak bagus bagi saya untuk duduk-duduk dan tidak bermain sepakbola. Saya tidak berpikir itu akan membantu pihak mana pun,” kata pemain berusia 23 tahun itu.
“Pertama-tama dan terpenting David de Gea jelas menjadi penjaga gawang yang hebat selama bertahun-tahun dan dia fenomenal. Itu adalah sesuatu yang saya cita-citakan, memiliki karier seperti dia di klub, jadi saya akan kembali di hari pertama latihan pramusim untuk bekerja keras agar bisa masuk starting line-up.”


