FBL-ASIA-C1-AL-AHLI-MACHIDA ZELVIAAFP

Diterjemahkan oleh

Pengkhianatan yang Dinanti: Akankah Jaissle Menukangi Al Hilal?

Laporan media melcontarkan kejutan besar, setelah nama pelatih asal Jerman, Matthias Jaissle, direktur teknik Al Ahli, dikaitkan dengan kemungkinan pindah ke rival tradisional Al Hilal, jika ia meninggalkan "sang elegan" pada periode mendatang. Langkah ini bisa mengguncang dunia sepakbola Arab Saudi jika benar-benar terwujud.

Jaissle tengah berada dalam situasi penuh ketidakpastian soal masa depannya bersama Al Ahli, mengingat ia hampir memasuki tahun terakhir kontraknya, bersamaan dengan ketertarikan sejumlah klub Eropa untuk mendapatkan jasanya, setelah berbagai keberhasilan yang ia raih bersama tim selama dua musim terakhir.

Negosiasi Buntu

Menurut jurnalis Arab Saudi Mohammed Al Bukairi, delegasi Al Ahli yang terdiri dari Ahmed Al Shanqiti, Khaled Tash, dan Hazem Al Hazmi, yang bertolak ke pemusatan latihan tim di Portugal, gagal mencapai kesepakatan dengan pelatih Jerman itu soal perpanjangan kontraknya.

Al Bukairi menjelaskan bahwa perselisihan tidak berkaitan dengan gaji, karena Jaissle tidak meminta kenaikan finansial apa pun, melainkan berpusat pada klausul penalti dalam kontrak baru. Sang pelatih menilai klausul tersebut tidak melindungi hak-haknya, terutama setelah kontribusinya dalam membangun tim yang kuat dan membawanya meraih dua gelar kontinental.

Baca juga: Resmi: Jadwal pertandingan Liga Roshn diumumkan, dan jadwal laga El Clasico

Ia menuturkan bahwa negosiasi berakhir tanpa kesepakatan, yang memperbesar kemungkinan kepergiannya pada akhir musim ini, atau bahkan sebelum itu jika ada tawaran yang sesuai datang.

Al Hilal Masuk dalam Gambaran

Kejutan terbesar dalam pernyataan Al Bukairi adalah isyarat bahwa Al Hilal bisa menjadi tujuan lokal yang paling dekat bagi pelatih Jerman itu, jika ia memutuskan menjalani petualangan baru di dalam Liga Arab Saudi.

Ia menambahkan bahwa Jaissle juga memiliki lebih dari satu peluang untuk melatih salah satu klub Eropa, namun Al Hilal tetap menjadi pilihan yang kuat di dalam kerajaan, mengingat keinginan "sang pemimpin" untuk mempertahankan proyek teknisnya dengan nama-nama yang memiliki pengalaman di Liga Roshn.

Meski hal ini masih dalam tataran prediksi, kepindahan Jaissle dari Al Ahli ke Al Hilal, jika terjadi, akan menjadi salah satu perpindahan paling kontroversial dalam sejarah Liga Arab Saudi, mengingat sengitnya persaingan antara kedua klub, serta nilai sang pelatih di mata suporter "sang elegan" setelah keberhasilan yang ia raih sejak kedatangannya.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google