Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Renovasi SUGBKMuhammad Ridwan

Pengelola Undang The Jakmania Tur SUGBK


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN


Pihak Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK) punya cara tersendiri untuk lebih membuat The Jakmania, kelompok suporter Persija, merasa memiliki Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, yang baru saja selesai direnovasi. Sehingga nantinya dengan cara itu diharapkan The Jakmania bisa lebih mencintai salah satu stadion terbaik di Indonesia itu. 

Imbasnya, bisa membuat mereka tak kepikiran untuk merusak fasilitas yang ada. Karena seperti diketahui, Persija bakal menjadikan SUGBK sebagai kandang mereka di Liga 1 dan Piala AFC 2018.

Untuk Piala AFC 2018, tim Macan Kemayoran sudah mendapatkan lampu hijau bisa menggunakannya. Sementara untuk Liga 1 masih menunggu kepastian jadwal dari PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi.

"Kami berencana mengundang The Jakmania untuk melakukan tur stadion. Nantinya, mereka bisa melihat fasilitas terbaru dari SUGBK, mulai dari tribun, ruang ganti, dan sebagainya. Karena kalau kata pepatah tak kenal maka tak sayang, jadi kami ingin ajak The Jakmania untuk lebih mengenal SUGBK yang baru selesai direnovasi," kata Winarto, direktur utama PPK-GBK dalam peluncuran skuat dan jersey Persija musim 2018 di Spring Hill, Kemayoran, Jakarta, Jumat (2/2).

"Untuk jadwalnya, nanti kami akan berkomunikasi dengan pak Gede (Widiade, direktur utama Persija) atau The Jakmania," tambahnya.

Pertandingan berikutnya

Sambutan positif pun diberikan oleh ketua umum The Jakmania, Ferry Indrasjarief. Dia juga berharap bisa segera melakukan pertemuan dengan pihak PPK-GBK maupun pihak Kepolisian untuk berkoordinasi agar ketika pertandingan bisa berjalan tertib. 

"Kami ingin memberitahukan kultur-kultur suporter ketika menyaksikan pertandingan di stadion. Karena kalau hanya seperti nonton bioskop juga kami tidak ingin. Pastinya nanti teman-teman suporter juga ingin berekspresi ada yang jingkrak-jingkrak. Maka itu kami ingin berkoordinasi mana saja yang bisa dilakukan atau mana yang tidak," ujar Ferry.

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google