Hari emosional, mengharu biru bagi Venezia!
Mereka dipastikan menembus kancah Serie A Italia setelah penantian 19 tahun lamanya berkat kemenangan agregat di fase play-off menghadapi Cittadella.
Memainkan leg kedua di Pier Luigi Penzo Stadium, Jumat (28/5) dinihari WIB, kedua tim sejatinya menyelesaikan pertandingan dengan skor sama kuat, 1-1.
Laga ini berjalan sangat panas dan intens, seiring keluarnya dua kartu merah dari saku wasit untuk dua pemain Venezia, yakni Pasquale Mazzocchi dan Mattia Aramu.
Tak pelak, keberhasilan Venezia promosi untuk pertama kalinya setelah nyaris dua dekade terasa begitu dramatis karena harus meladeni sang lawan dengan sembilan pemain.
Di samping itu, gol balasan yang dicetak Venezia -- setelah lebih dulu tertinggal -- tercipta di injury-time, menambah nuansa emosional yang teramat sangat saat peluit panjang tanda berakhirnya laga ditiupkan wasit.
Dengan begitu, Venezia berhak promosi ke Serie A usai mengamankan kemenangan agregat, 2-1, setelah di perjumpaan pertama mereka berhasil menaklukkan Cittadella 1-0.
Pernah ditangani pelatih berpengalaman yang meruapakan eks pembesut Fiorentina dan timnas Italia, Cesare Prandelli, saat terakhir promosi pada 2001, tidak mudah bagi Venezia mengatasi perlawanan Cittadella, yang juga berhasrat besar untuk bisa merasakan tampil di kasta teratas musim depan.
Cittadella lebih dulu unggul saat laga memasuki menit ke-26 melalui torehan Federico Proia. Keunggulan ini sukses dipertahankan mereka hingga waktu normal berakhir. Di titik itu, skor agregat menunjukkan angka sama kuat, 1-1.
Beruntung Venezia memiliki Riccardo Bocalon, yang mencetak gol superdramatis di menit ke-93 untuk memastikan timnya meraih kemenangan agregat 2-1, sekaligus mengantar timnya larut dalam pesta promosi ke Serie A.
