Kiper asal Maroko, Yassine Bounou, penjaga gawang Al Hilal Saudi, mengakhiri polemik yang muncul seputar masa depannya, setelah tiba di kamp latihan tim yang digelar di Austria, sebagai persiapan menyambut dimulainya kompetisi musim baru.
Kemunculan Bounou di kamp latihan itu datang setelah gelombang laporan yang mengaitkan namanya dengan kepergian dari Al Hilal pada bursa transfer musim panas, di tengah kabar mengenai ketertarikan sejumlah klub Eropa untuk merekrutnya, di samping berita tentang keinginan klub untuk menata ulang daftar pemain asingnya.
Bergabungnya kiper asal Maroko itu ke latihan tim menjadi pesan yang jelas bahwa ia melanjutkan persiapan bersama Al Hilal, setidaknya untuk saat ini, meski spekulasi mengenai masa depannya selama bursa transfer masih berlanjut.
Baca juga: Pemberontakan di balik layar dan topeng yang terbuka: bagaimana Jaissle mengkhianati janji kepada Al Ahli?
Nama Bounou dalam pekan-pekan terakhir sempat dikaitkan dengan sejumlah tujuan Eropa, di tengah laporan yang menyebut kemungkinan kepergiannya dari Al Hilal, namun sang pemain memilih untuk bergabung ke kamp latihan dan melanjutkan program persiapannya bersama rekan-rekan setimnya.
Al Hilal melanjutkan persiapan untuk musim baru di bawah kepemimpinan pelatih asal Italia, Simone Inzaghi, yang berupaya mencapai tingkat kesiapan tertinggi sebelum dimulainya kompetisi domestik dan kontinental.
Meski Bounou telah tiba di kamp latihan, kasus masa depannya masih terbuka, menanti apa yang akan dihasilkan hari-hari terakhir bursa transfer, baik dengan bertahannya ia di skuad "Sang Pemimpin" maupun dengan diterimanya sebuah tawaran yang mengubah arah kariernya pada periode mendatang.


