Pelatih Persela LamonganAji Santoso menilai hadiah penalti untuk Perseru Serui turut memberikan pengaruh terhadap performa anak asuhnya ketika dikalahkan dengan skor 2-0 di Stadion Marora, Sabtu (13/10) sore WIB.
Menurut Aji, Persela sempat memperlihatkan performa bagus di babak pertama, namun permainan mulai berubah ketika wasit menganggap Gian Zola melakukan pelanggaran terhadap Yohanis Nabar di kotak terlarang. Eksekusi penalti Omar 'Mazinho' Dos Santos Filho akhirnya membawa Perseru unggul lebih dulu di menit ke-20.
“Kami lepas dari target, karena kami menargetkan satu poin di sini. Kami banyak mendapat peluang di babak pertama. Tapi gol penalti membuat mental anak-anak sedikit turun,” ucap Aji.
“Tapi secara keseluruhan, permainan Persela tidak sepertinya biasanya. Anak-anak berada sedikit di bawah performa, tidak seperti di beberapa pertandingan sebelumnya.”
Sementara bek Eky Taufik menyatakan, Persela harus bisa bangkit di pertandingan selanjutnya, mengingat sejumlah klub di papan bawah mulai menggeliat. Menurutnya, jarak poin dengan papan tengah tidak terlalu jauh. Hasil buruk dapat membuat Persela dikejar tim papan bawah.
“Kami sudah berjuang di pertandingan ini, dan kami akan berjuang lagi di pertandingan selanjutnya, meraih tiga poin, dan memperbaiki posisi. Apalagi sekarang [jarak poin] di klasemen makin tipis,” ucap Eky.
Goal Indonesia
