Setelah pekan lalu bek tangguh Sanfrecce Hiroshima, Hiroki Mizumoto, jadi pemain terbaik Asia, pemain belakang kembali terpilih untuk edisi pekan ini.
Adalah bek sayap skilful milik Suwon Bluewings, Lee Ki-Je, yang pekan ini jadi peraih penghargaan prestise versi redaksi Goal Indonesia tersebut. Sepanjang pekan lalu, performanya terbilang krusial untuk terus membawa Suwon kukuh di papan atas.
Tidak hanya disiplin dalam bertahan, Lee juga sangat membantu ketika lakukan transisi ofensif ke sepertiga daerah lawan.

Di masa mudanya, Lee sempat digadang-gadang bakal jadi the next Lee Young-Pyo. Sosok bek kiri legendaris Korea Selatan, yang malang-malintang bersama PSV Eindhoven, Tottenham Hotspur, dan Borussia Dortmund.
Sayangnya cedera parah sempat menderanya pada usia 19 tahun. Lee pun baru memulai karier profesionalnya di usia yang tergolong telat, yakni 21 tahun. Namun seperti kata pepatah "Lebih baik terlambat daripada tidak".
Lee benar-benar mengimplementasikan itu dengan sukses di liga yang dipandang terbaik di Asia, J1-League Jepang. Bersama Shimizu S-Pulse, pemain yang kini berusia 26 tahun itu mulai dikenal seantero Benua Kuning.
Dia kemudian direkrut klub elite Australia, Newcastle Jets, dan alami periode yang sukses kendati cuma berlangsung setahun. "Kekuatan kaki kiri serta agresivitasnya membuat saya tercengang," begitu kata direktur olahraga Jets, Afshin Ghotbi, seperti dikutip laman resmi A-League Australia.
Lepas dari Jets, musim ini Lee berlabuh di salah satu klub terbesar dan terkuat di K-League Korea, Suwon Bluewings. Gol spektakuler langsung ditorehkannya pada partai debut. Pekan lalu pemain berpostur 175 centimeter ini memuncak dengan berikan sepasang assist dalam kemenangan krusial 3-1 atas Gyeongnam FC.
Hasil yang membawa Suwon naik ke pos runner-up klasemen sementara, menelikung Gyeongnam, dan memepet Jeonbuk Hyundai di puncak. Lee tak bisa dibantah merupakan elemen integral dalam keberhasilan ini.
Dan tentu saja, lebih baik terlambat daripada tidak. Lee dengan kualitas serta performanya kini, layak berharap menerima panggilan perdana dari timnas senior Korsel.



