Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Indomie - PSS Sleman vs Persib BandungGoal Indonesia

Pemain PSS Sleman Kalah Dewasa Dibandingkan Persib Bandung


LIPUTAN   BUDI CAHYONO     DARI   SLEMAN

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menilai kurangnya kedewasaan pemain menjadi penyebab Super Elang Jawa hanya bermain imbang melawan Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (7/12) malam WIB.

Seto mengatakan, hasil imbang tidak diharapkan sebelumnya, karena mereka menargetkan tiga poin di partai lawan Maung Bandung. Namun hasil satu poin tetap disyukuri.

“Hasil tidak seperti yang kami harapkan, satu poin tetap kami syukuri. Kami sudah mencoba untuk berjuang, walaupun pertandingan menarik sekali. Kami lebih banyak tertekan, tetapi mencoba melawan untuk menangkan pertandingan,” kata Seto.

Seto mengapresiasi kerja keras pemain untuk memenangkan pertandingan lawan Persib. Menurutnya yang membedakan antara Sleman dengan Bandung yakni kualitas dan kedewasaan pemain.

“Bagaimana kami mengambil keputusan yang tepat dan cepat, ini yang harus kami belajar dari permainan Bandung. Mereka sangat tepat dan cepat dalam membaca situasi pertandingan,” tambahnya.

Dia mencontohkan, salah satu contoh bagaimana mengambil keputusan tepat dan cepat saat momen Ricky Kambuaya yang seharusnya memebrikan assist ke Rangga Muslim, namun terlambat melakukan, termasuk di dalamnya usai masuknya Kushedya Hari Yudo pada babak kedua, peluang emas gagal dimanfaatkan menjadi gol.

“Saya tetap mengapresiasi pemain, mereka memiliki kemauan keras mengalahkan Persib malam ini, walaupun sudah lolos dari degradasi, tetapi memiliki semangat luar biasa. Dan semangat ini akan kami bawa sampai sisa pertandingan,” ucapnya.

Seto melakukan rotasi formasi pada laga lawan Maung Bandung. Biasanya formasi 4-3-3, dicoba 4-2-3-1 dengan menempatkan Batata dan Wahyu Sukarta di gelandang bertahan.

“Hampir tujuh pemain saya rotasi di laga sebelumnya. Starting eleven di laga sebelumnya hanya Ega Rizky, Wahyu Sukarta, dan Yevhen. Ternyata dengan rotasi perfoma pemain sangat bagus dan berjalan sempurna, walaupun hasil hanya satu poin,” tegasnya.

Sementara itu, Arsyad Yusgiantoro mengakui laga sangat berat lawan Persib Bandung. Timnya ditekan di babak pertama maupun babak kedua. “Hasil imbang yang sangat kami syukuri. Persib tampil bagus dan memaksa kami untuk bertahan,” kata Arsyad. (gk-18)

SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google