Ketua dewan penasehat PSMS Medan Edy Rahmayadi meminta penggawa Ayam Kinantan tak hanya mengejar bonus, dan lebih mengedepankan membawa tim meraih kejayaan di kompetisi sepakbola nasional.
Hal itu diungkapkan Edy saat bertemu dengan pemain dan ofisial tim di kediamannya, Sabtu (30/6). PSMS saat ini berada di peringkat 15 klasemen sementara, atau satu tangga di atas zona degradasi, hasil lima kemenangan dan delapan kekalahan.
Edy mengharapkan pemain berbenah, dan memperbaiki kemampuan mereka agar meraih hasil bagus di masa mendatang. PSMS harus bisa menjadi representasi Sumatera Utara di bidang olahraga.
“Kalian saya harap bisa menjadi perpanjangan tangan saya agar menjadikan Sumut Bermartabat. Sebab itu, ke depan PSMS tak boleh kalah lagi,” ujar Edy diwartakan laman Waspada.
“Bertandinglah, dan raih kemenangan untuk kejayaan klub, bukan untuk bonus. Dengan meningkatnya kemampuan, pasti materi dengan sendirinya datang. Ke depannya, PSMS Medan tidak boleh kalah lagi.”
“Dulu PSMS Medan sangat ditakuti, dan sulit sekali dikalahkan rival-rivalnya. Ajax Amsterdam saja pernah kalah sama PSMS, kejayaan itu harus dikembalikan. Kalau memang perlu, Cristiano Ronaldo pun akan kami panggil agar PSMS menjadi tim yang kuat.”


