Persib Bandung akan menjalani laga klasik kontra PSMS Medan di Stadion Teladan, Selasa (5/6) besok, pada pekan lanjutan Liga 1 2018. Laga tersebut jadi reuni tersendiri untuk Persib dan Djadjang Nurdjaman.
Djadjang yang kini menjadi arsitek PSMS pernah menikmati masa indah bersama Maung Bandung, termasuk meraih gelar juara Indonesia Super League 2014 dan Piala Presiden 2015. Namun, Supardi Nasir menegaskan bahwa memori manis itu harus dikubur untuk sementara waktu.
“Tentu ada kenangan dengan coach Djadjang. Tapi, kami semua harus profesional. Coach Djadjang juga profesional, hubungan kami semua baik,” tutur Supardi, yang juga menjadi andalan ketika Djadjang mengarsiteki Persib, dikutip situs resmi Persib.
Hasil dari laga ini sangat penting bagi Persib, karena partai ini bakal jadi rangkaian pekan penutup sebelum tim diliburkan untuk Hari Raya Idul Fitri, yang rencananya jatuh pada 15 Juni mendatang.
“Laga penting untuk kami, ini penutup sebelum liburan. Alangkah baiknya kami mendapatkan poin, biar liburan juga bisa tenang, bisa nyaman. Karena setelah kekalahan kemarin memang kami harus kerja keras lagi.”
