Cabang olahraga sepakbola dalam Asian Games 2018 yang dihelat di Indonesia, tak pelak jadi sorotan seluruh khalayak sepakbola Benua Kuning sepanjang Agustus ini.
Bukan hanya karena ajang tersebut merupakan pesta olahraga terakbar seantero Asia, tapi khususnya sepakbola, Asian Games bisa jadi pentas unjuk gigi para pemain muda karena pesertanya diwajibkan menyertakan skuat U-23 dengan kuota tiga pemain senior.
Namun ketika semua orang menduga bahwa negara-negara sepakbola besar Asia layaknya Jepang, Korea Selatan, atau Uzbekistan, yang bakal hadirkan youngster pencuri perhatian, justru Malaysia yang sukses melakukannya melalui sosok Safawi Rasid.
INASGOCTentu saja Malaysia bukanlah unggulan untuk turnamen ini. Lolos dari fase grup saja, mereka dipandang riskan lantaran satu grup dengan Krygistan, Bahrain, dan favorit utama turnamen, Korea Selatan. Apalagi situasi buruk tengah menyelimuti sepakbola negaranya dalam beberapa waktu terakhir.
Namun segala prediksi itu langsung lenyap seketika tatkala semua mata terbelalak menyaksikan papan skor pertandingan antara Malaysia dan Korsel. Harimau Malaya secara mengejutkan menang atas tim yang dibela Son Heung-Min itu lewat skor 2-1!
Seketika pula winger muda andalannya, Safawi Rasid, jadi headline media-media olahraga Asia bahkan dunia. Ya, pemain 21 tahun tersebut memborong semua gol kemenangan atas Negeri Ginseng.
Gol pertama diceploskan Safawi usai cerdik memanfaatkan blunder lini belakang Korsel. Sementara gol kedua menunjukkan kelas permainannya, dengan lewati satu bek lawan sebelum lepaskan tembakan pelintir menyusur tanah yang secara brilian gandakan keunggulan Malaysia.
Kualitas Safawi menjadi perhatian yang lebih serius, karena partai itu tak jadi one-hit wonder-nya. Pemain milik Johor Darul Takzim itu juga selalu mencetak gol di babak fase grup, dengan total empat gol untuk bawa Malaysia lolos sebagai juara grup. Sayang, mereka disisihkan Jepang di babak 16 besar, lewat skor tipis 1-0.
ESPN dan Fox Sports memprediksi Safawi bakal jadi pesepakbola ASEAN besar berikutnya. Goal Indonesia bersama Toyota pun menyepakati potensi itu, dengan menunjukknya sebagai pemain muda terbaik Asia edisi Agustus.
Safawi memiliki semua atribut yang diperlukan. Dia cepat, visioner, kreatif, berada di klub besar, dan punya tempat yang nyaman untuk terus berkembang bersama timnas. Kini tinggal waktu yang bakal menjawab segala harapan tersebut.




