Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
มาโน โพลกิ้งGOALTHAILAND

Pelatih Thailand Ambisi Cetak Sejarah & Bungkam Pengkritik

Pelatih Thailand Alexandre 'Mano' Polking bertekad menciptakan sejarah dalam karirnya sebagai arsitek tim nasional, dan membawa War Elephant tampil sebagai juara Piala AFF 2020 untuk membungkam para pengritik.

Sejak ditunjuk menjadi pelatih Thailand, banyak kritikan ditujukan kepada dirinya. Sebab, selama berkarir sebagai pelatih di Thailand, Mano belum pernah sekalipun membawa timnya menjadi juara. Tak pelak catatan itu membuat publik sepakbola Negeri Gajah Putih meragukan kemampuannya.

Mano menyadari tugas yang dihadapinya tidak mudah, mengingat pada edisi sebelumnya mereka terhenti di semi-final. Namun Mano mempunyai sejarah bagus bersama Bangkok United. Ketika pertama kali menangani tim itu pada 2014, Mano berusaha menyelamatkan Bangkok United dari ancaman degradasi.

Pelatih berpaspor Brasil ini pun akhirnya sukses membuat Bangkok United menjadi tim disegani, dan selalu berada di lima besar klasemen. Bahkan Bangkok United sempat menjadi runner-up di musim 2016 dan 2018. Mano kemudian melanjutkan karirnya di Vietnam untuk menangani Ho Chi Minh City di musim 2020.

“Saya mengerti itu, dan menghormati apa yang diinginkan fans. Beberapa orang mungkin tidak suka ketika saya ditunjuk, karena saya tidak pernah juara. Tapi saya adalah orang pertama yang mendorong diri saya sendiri untuk menjadi juara, karena pada akhirnya kita akan dinilai dari kejuaraan yang kita menangkan,” tutur Mano dalam wawancaranya dengan Goal Thailand.

ทีมชาติไทยGoalthailand

“Ketika saya mengambil alih Bangkok United, tim sedang berjuang untuk lolos dari degradasi. Saya bangga menjadi bagian dari proses yang membawa tim itu ke tempat mereka sekarang. Bagi saya adalah sebuah kemenangan.”

Mano ditunjuk menjadi pelatih Thailand pada akhir September, sehingga persiapan mereka tidak maksimal menghadapi Piala AFF. Namun itu tidak menyurutkan ambisinya untuk membawa tim meraih gelar juara. Menjadi pelatih kepala tim nasional merupakan pengalaman barunya setelah sebelumnya berstatus asisten Winfred Schaefer pada 2012-2013.

“Saya pernah berkarir di sini selama delapan tahun, jadi sudah tidak asing lagi. Saya bukan pelatih asing yang baru datang bekerja di sini. Pengalaman delapan tahun di sini akan membantu saya memahami seluruh pemain,” kata Mano.

“Kami tidak mempunyai banyak waktu untuk melakukan persiapan, tapi kami akan berkembang seiring berjalannya turnamen. Saya pikir kami harus fokus, dan tidak memikirkan masa lalu.”

Mano menambahkan, ia telah memiliki daftar 69 pemain yang dinilai untuk tampil di Piala AFF. Penilaian itu dilakukan dengan menyaksikan performa mereka di Thai League.

“Saya senang mendapatkan pekerjaan ini, dan lapar [dengan kesuksesan]. Sepakbola yang dilihat adalah hasil. Target terdekat kami adalah Piala AFF, dan selanjutnya lolos ke putaran final Piala Asia. Kami akan menganalisa performa pemain, dan memilih 30 terbaik,” imbuh Mano.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google