Roberto De Zerbi 2021-22Getty Images

Pelatih Shakhtar Donetsk Roberto De Zerbi Ceritakan Situasi Ngeri Di Ukraina

Pelatih Shakhtar Donetsk Roberto De Zerbi kembali ke negara asalnya Italia setelah menempuh perjalanan mengerikan dalam upayanya keluar dari Ukraina yang tengah dilanda perang.

Mantan bos Palermo, Benevento dan Sassuolo itu sempat terjebak di Kyiv saat pasukan Rusia mencoba menggempur ibu kota.

Total dia menghabiskan 24 jam berlindung di bunker bawah tanah sebuah hotel sampai akhirnya berhasil keluar dari kota dan menyeberangi perbatasan ke tempat yang aman.

Apa Kata De Zerbi?

"[Waktu saya saat Kyiv diserang] berlangsung selama 24 jam, tetapi itu berlalu dengan sangat lambat karena Anda tidak tidur, pada malam hari Anda bisa mendengar semuanya," kata De Zerbi, yang kini kembali ke Italia bersama seluruh staf pelatihnya, kepada Radio 105.

"Ada yang tidur di bunker [hotel] dan ada yang di kamar. Saya tidur di kamar untuk memahami apa yang terjadi di luar hotel. Tapi ketika saya mendengar suara gemuruh, saya akan masuk ke bunker. Kemudian saya akan kembali ke kamar setelah beberapa jam.

"Kami kembali ke rumah [di Italia] berkat komitmen presiden UEFA Aleksander Ceferin yang menunjukkan rasa kemanusiaan yang luar biasa, kepekaan yang luar biasa, dia mengatur segalanya hingga ke detail terkecil dan bahkan kedutaan memperlakukan kami dengan baik."

Selain De Zerbi, pelatih Dynamo Kyiv Paulo Fonseca juga dapat menyeberang ke Rumania, setelah menempuh perjalanan darat selama 30 jam karena tidak ada penerbangan.

Berjuang Demi Kedaulatan Negara

De Zerbi tak lupa memberi penghormatan kepada orang-orang Ukraina yang melawan pasukan Rusia di Kyiv dan di seluruh negeri.

"[Ukraina] membela kedaultannya dan mereka yang melakukan itu memiliki keuntungan. Tentu saja, perbedaan senjata mengubah segalanya.

"Dari apa yang saya lihat, itu dapat berlarut-larut, tidak ada yang tahu berapa lama. Mereka benar-benar tangguh: bahkan juara tinju (walikota Kyiv, Vitali Klitschko) mulai angkat senjata, seorang pemuda yang bekerja di gudang saya yang memiliki putri kecil juga siap bertarung."

Iklan
0