OLEH DONNY AFRONI
Pelatih PS TNI Rudy Eka Priyambada menilai tim besutannya sedang tidak dipayungi keberuntungan, sehingga dipaksa menelan kekalahan 2-1 dari Bali United di Stadion Dipta Gianyar, Jumat (20/10) malam WIB.
PS TNI sempat unggul lebih dulu ketika laga baru berjalan dua menit melalui eksekusi penalti Elio Martins. Namun Bali United mampu bangkit, dan membalikkan keadaan lewat dua gol Sylvano Comvalius.
“Comvalius memang pemain bagus, dan dia cetak dua gol. Dia layak jadi topskor. Dia senjata ampuh Bali United,” ujar Rudy.
“Di babak pertama kami bertahan, karena kami tahu Bali United mencetak gol dari bola-bola jauh, dan serangan balik. Saya minta pemain agar bersabar, dan menghindari body charge.”
“Mungkin ini faktor enggak beruntung. Di babak kedua anak-anak bermain lepas dibandingkan babak pertama. Faktor keberuntungan tidak berpihak kepada kami. Kami ada dua-tiga peluang, tapi tidak bisa mencetak gol.”
Rudy menambahkan, kini jajaran pelatih fokus mengembalikan mental pemain agar mereka bangkit di laga berikutnya melawan Sriwijaya FC, Rabu (25/10) malam WIB.
“Kami akan mengembalikan mental pemain, begitu juga dengan militansinya. Sekarang PS TNI sudah lebih kompak, dan bermain dengan hati, serta lebih pintar,” imbuh Rudy.




