2021-02-25 Dejan Stankovic Crvena zvezdaGetty Images

Pelatih Red Star Belgrade Dejan Stankovic: AC Milan Tidak Lebih Baik Dari Kami!

Dejan Stankovic selaku pelatih Red Star Belgrade dengan gamblang menyebut AC Milan tidak lebih baik dari timnya setelah kembali bermain imbang di leg kedua babak 32 besar Liga Europa, Jumat (26/2) dini hari WIB tadi.

Di pertandingan yang digelar di San Siro semalam, Red Star mau tak mau harus menang setelah Milan meraih dua gol tandang berharga dari hasil imbang 2-2 di pertemuan pertama yang dilangsungkan di Serbia pekan lalu.

Turun tanpa penyerang andalan Zlatan Ibrahimovic yang disimpan di bangku cadangan, pasukan Stefano Pioli mampu memimpin terlebih dahulu lewat penalti Franck Kessie di menit kesembilan. Akan tetapi, Red Star berhasil menyamakan skor 15 menit berselang berkat gol El Fardou Mohamed.

Sama seperti di leg pertama, Red Star kembali bermain dengan sepuluh pemain setelah bek kiri Marko Gobeljic mendapatkan kartu kuning kedua di menit ke-70 dan pada akhirnya harus tersingkir lewat aturan gol tandang.

Hasil semalam membuat Milan tidak pernah menang di empat pertandingan terakhirnya di semua kompetisi, dengan mereka menelan dua kekalahan di Serie A melawan Spezia dan rival sekota Inter.

Menanggapi eliminasi yang dialami timnya, Stankovic, yang merupakan legenda Inter, mengatakan: “Sayangnya kami tersingkir, namun Milan tidak meninggalkan lapangan dengan bukti bahwa mereka lebih baik ketimbang kami!" ujarnya kepada laman resmi UEFA.

“Para pemain kami menunjukkan selama 180 menit bahwa mereka sanggup melawan tim besar dan kuat seperti Milan. Mereka sudah tahu apa yang mereka lakukan dan saya senang dengan itu.

“Saya memandang mereka sebagai pemenang dan saya juga akan selalu memandangnya seperti itu. Saya hanya bisa merasa bangga. Banyak usaha yang telah dikerahkan, kerja, pengorbanan telah diinvestasikan di sini.

“Ini penting untuk menunjukkan kepada mereka soal apa yang mereka bisa raih. Dan mereka membuktikan itu malam ini.”

Red Star sejatinya punya kesempatan di detik tersisa setelah memaksakan sepak pojok, yang sayangnya tidak digubris wasit karena menganggap waktu telah berakhir. Mengenai itu, Stankovic melanjutkan: “Saya kecewa dengan sepak pojok itu [yang tidak diindahkan], tapi saya takkan menangis.

“Akan tetapi, memikirkan itu kembali - harusnya biarkan kami mengambilnya! Berikan kami sepak pojok itu sebagai hadiah untuk para pemain ini yang telah mengupayakan segalanya. Tapi saya ulangi sekali lagi, saya takkan menangisi itu!”


Iklan
0