LIPUTAN RIZKAART CENDRADIPUTRA DARI BOGOR
Pelatih PS TNI Laurent Hatton merasa gusar anak asuhnya disebut bermain kasar ketika menjamu Borneo FC pada laga pembuka Liga 1 2017. Hatton menyatakan, benturan merupakan hal lumrah di sepakbola.
Sebelumnya, permainan The Army menuai banyak kecaman, karena permainan keras mereka membuat dua pemain Pesut Enam, Helder Lobato dan Wahyudi Hamisi, mengalami luka.
SIMAK JUGA: Jelang Ke Palembang, Borneo FC Lupakan Drama Bogor
“Mereka terlalu banyak menangis, tapi mereka sesunggahnya pemain yang kuat. Ini sepakbola. Ini liga profesional atau liga amatir? Saya tidak tahu,” cetus juru taktik asal Prancis tersebut.
“Kamu lihat kartu merah atau kartu kuning? Saya pikir wasit memimpin dengan baik untuk menilai pemain kami kasar atau tidak. Saya pikir ini permainan sepakbola. Sepakbola untuk laki-laki, jika kamu tidak mau main sepakbola, maka tinggal saja di rumah.”
SIMAK JUGA: Dua Pemain Jadi Korban Di Laga Perdana, Borneo Salahkan Wasit
Hatton langsung mengalihkan fokus menghadapi Persib Bandung di Stadion Pakansari, Sabtu (22/4). Ia berharap timnya bisa meraih hasil maksimal untuk mencapai posisi bagus di klasemen.
“Itu pasti sedikit sulit, karena kemarin kami sudah lawan Borneo, dan nanti lawan Persib. Kami akan berusaha mengambil poin. Tentu ini laga yang berat, dan kami ingin menang. Memang sulit, tapi kami percaya diri,” tukasnya. (gk-61)

