Pelatih Persipura Jayapura Wanderley Junior berusaha membesarkan hati Persegres Gresik United setelah mereka menggasak Laskar Joko Samudro empat gol tanpa balas dengan sepuluh pemain di Stadion Petrokimia, Senin (14/8) malam WIB.
Kekalahan telak tersebut membuat Gresik United terbenam di dasar klasemen sementara. Menurut Wanderley, Persipura pernah mengalami masa sulit, dan mereka akhirnya bisa mengatasi itu dengan kebersamaan.
SIMAK JUGA: Benamkam Gresik United, Persipura Ke Puncak
“Kami pernah mengalami masa sulit seperti Gresik sekarang. Masa sulit bukan hanya di dalam, tapi juga di luar [tim]. Kondisi itu membuat pemain susah mempertahankan konsentrasi,” ujar Wanderley.
“Menurut saya, komponen semua tim, mulai dari manajemen, pemain, staf, semua duduk bersama, mencari satu jalur dulu. Kalau masing-masing mencari jalan sendiri-sendiri, tidak akan bisa kemana-mana. Kekuatan Persipura adalah, semua keputusan kami ambil bersama agar tim bisa maju.”
Selepas duel melawan Gresik United, Persipura langsung mengalihkan fokus menatap pertandingan kontra Borneo FC di Stadion Segiri, Senin (21/8) malam WIB. Wanderley tidak ingin Persipura tergusur dari puncak klasemen.
SIMAK JUGA: Benamkam Gresik United, Persipura Ke Puncak
“Kami bersyukur bisa memenuhi harapan tiga poin. Itu artinya kami tidak boleh lemah, kami harus tetap konsentrasi, dan kami sudah pikirkan laga berikutnya. Besok [hari ini] kami ke Batu persiapan untuk melawan Borneo,” jelas Wanderley.
“Kompetisi musim ini luar biasa, karena beberapa tim memburu puncak [klasemen]. Kami berharap bisa mempertahankan posisi ini [puncak] hingga kompetisi berakhir.”
Persipura harus bermain dengan sepuluh orang setelah Ian Louis Kabes diganjar kartu kuning keduanya menjelang babak pertama berakhir, namun mereka justru bisa menambah tiga gol.
SIMAK JUGA: PREVIEW: Gresik United - Persipura
“Mereka saling menutupi saat kehilangan satu pemain, selain itu mental pemain juga luar biasa. Saya sudah instruksikan kepada pemain untuk bisa mainkan taktik, meski sepuluh lawan sebelas,” papar Wanderley.
Saya kira Persipura sudah seperti itu sejak dulu, semua pemain punya naluri ofensif, termasuk para pemain muda. Saya lihat gol-gol yang tercipta juga berawal dari bertahan kemudian transisi ke menyerang. Kami harap ini bisa terus pertahankan.” (gk-43)


