Pelatih Perseru Serui Yusak Sutanto memuji semangat pemain yang sangat tinggi untuk menutup rasa lelah ketika memaksa Madura United bermain imbang 1-1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Senin (8/5) malam WIB.
Yusak mengatakan, kegagalan mempertahankan tradisi tak pernah kalah di kandang saat dibekap PSM Makassar memberikan pengaruh terhadap penampilan tim. Mereka termotivasi untuk bangkit di kandang Madura United.
SIMAK JUGA: Perseru Berhasil Curi Poin Dari Markas Madura United
“Mereka punya motivasi ganda. Saya apresiasi seluruh pemain yang telah berjuang. Kami memerlukan waktu selama 18 jam untuk tiba di sini. Hasil ini berkat perjuangan semua pemain. Kami patut bersyukur,” ungkap Yusak.
“Saat lawan PSM sebenarnya kami tidak perlu kebobolan dua gol. Mungkin kekalahan itu dijadikan motivasi bagi mereka. Kami datang ke sini dalam kondisi sangat capek, bahkan saat lawan PSM, mereka datang lebih dulu daripada kami.”
SIMAK JUGA: PREVIEW: Madura United - Perseru Serui
Yusak menambahkan, Kuda Laut Jingga mampu bermain lepas, meskipun mengakui transisi permainan anak asuhnya belum sempurna. Jika itu bisa dilakukan pemain dengan benar, ia meyakini Perseru seharusnya mendapat tiga poin.
“Saya menekankan, ketika bola berada di Lawan, mereka harus bertahan dengan organisasi yang baik. Namun ketika bola dikuasai, kami harus berani memainkan bola. Tapi pergerakan pemain memang masih kurang. Seandainya lebih baik, mungkin kami bisa capai hasil yang lain,” ucap Yusak.
SIMAK JUGA: Asep Ingin Cetak Gol Lagi Ke Gawang Perseru
Hal senada diungkapkan Mariando Uropmabin. Pencetak gol Perseru ini mengakui hasil minor di kandang memengaruhi semangat bertanding mereka.
“Kami sangat senang berhasil menahan imbang tuan rumah. Memang perjalanan dari Serui ke sini sangat jauh. Kami sempat kalah di kandang, tapi itu menjadi pelajaran dan motivasi buat kami di pertandingan ini. Kami sangat senang,” timpalnya. (gk-62)




