Klub asal Maroko, Renaissance Berkane, secara resmi mengumumkan pada hari Selasa penunjukan pelatih asal Portugal, Pedro Bubista, sebagai direktur teknik baru tim, dalam sebuah langkah mengejutkan yang datang hanya beberapa pekan setelah ia membawa timnas Tanjung Verde meraih pencapaian bersejarah di Piala Dunia 2026.
Bubista yang berusia 56 tahun diperkirakan akan meninggalkan jabatannya sebagai pelatih timnas Tanjung Verde dalam beberapa hari mendatang, sekaligus mengakhiri perjalanan sukses bersama Tanjung Verde yang berlangsung selama bertahun-tahun.
Penunjukan ini datang setelah negosiasi panjang antara kedua belah pihak, yang di dalamnya sempat dibahas kemungkinan merangkap jabatan sebagai direktur teknik Renaissance Berkane sekaligus melanjutkan tugas sebagai pelatih timnas Tanjung Verde. Namun, kesepakatan akhir mengindikasikan bahwa pelatih asal Portugal itu akan sepenuhnya fokus pada tugas barunya bersama klub Maroko tersebut.
Klub tidak mengungkap rincian kontrak yang ditandatangani bersama Bubista, termasuk durasi maupun nilai finansialnya. Namun, sumber-sumber yang dekat dengan kesepakatan tersebut menegaskan bahwa perjanjian itu memuat klausul-klausul ambisius yang selaras dengan target klub di tingkat kontinental maupun domestik.
Perjalanan bersejarah di Piala Dunia
Bubista memanfaatkan perjalanan luar biasa yang ia pimpin bersama timnas Tanjung Verde di Piala Dunia 2026, di mana ia berhasil meraih pencapaian bersejarah yang belum pernah diraih tim tersebut dengan melaju ke babak 32 besar turnamen.
Perjalanan Tanjung Verde di Piala Dunia berakhir dengan kekalahan terhormat dari Argentina (2-3 setelah perpanjangan waktu) di babak 32 besar, dalam laga menegangkan di mana timnas Afrika itu menunjukkan level teknis yang tinggi melawan tim yang kemudian melaju hingga ke laga final turnamen.
ش



