Ronald Koeman BarcelonaGetty Images

Pelatih Barcelona Ronald Koeman: Akan Sangat Sulit Juara LaLiga

Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengakui bahwa jalan untuk kembali ke persaingan gelar di LaLiga tampak "sangat sulit" buat pasukannya setelah diimbangi Eibar dengan skor 1-1 di Camp Nou pada Rabu (30/12) dini hari WIB tadi.

Menyusul hasil imbang semalam, tim asal Catalunya itu tetap di urutan keenam, terpaut tujuh poin dari sang pemuncak klasemen Atletico Madrid, yang menyimpan dua laga lebih banyak.

Pertandingan melawan Eibar bisa menjadi akhir yang lebih buruk untuk Barca pada pengujung 2020 seandainya Ousmane Dembele tidak menyamakan kedudukan menyusul gol pembuka Kike Garcia, setelah sebelumnya Martin Braithwaite gagal melakukan tugasnya dari titik penalti.

Pasukan Koeman sekarang hanya memenangkan tujuh dari 15 pertandingan perdana mereka di LaLiga, menjadi awal terburuk Blaugrana sejak 2003; dan sang pelatih menyadari bahwa trofi LaLiga mungkin sudah menghilang di cakrawala.

"Saya realistis, akan sangat sulit menjadi juara," kata pelatih asal Belanda itu kepada wartawan setelah peluit akhir.

"Tidak ada yang tidak mungkin, tetapi Anda harus mengakui jarak yang ada. Atletico terlihat sangat bagus bagi saya, sangat kuat, mereka tidak kebobolan banyak gol."

Barca sendiri bermain tanpa Lionel Messi, yang menyaksikan dari tribun selagi rekan satu timnya bekerja keras.

"Anda tidak bisa mengatakan Barca bermain lebih baik tanpa Messi. Dia adalah pemain yang berbeda," kata Koeman, sembari menegaskan bahwa timnya harusnya bisa mengambil poin penuh melawan The Basques.

"Secara umum kami bermain bagus. Tapi kesalahan individu membuat kami kehilangan poin.

"Kami pantas menang, kami melakukan apa yang dibutuhkan. [Eibar] hanya memiliki satu tembakan ke gawang.

"Kami menciptakan peluang, tetapi kami tidak menjaringkan gol penalti dan kemudian ada kesalahan dalam bertahan... kami bermain bagus, kami bekerja keras dan melakukan cukup banyak untuk menang, tetapi ini terlalu sering terjadi pada kami.

"Di babak pertama kami memiliki masalah dalam memainkan bola dari belakang, kami tidak menyasar pemain yang ada di antara lini... mungkin karena kami takut mengambil risiko terlalu banyak di lini depan. Sekali lagi kami bermain dengan memiliki banyak peluang, tetapi kami tidak memaksimalkannya.

"Jika kami bisa unggul [dengan penalti], tim ini akan lebih percaya diri, tetapi Anda harus memasukkan bola ke gawang."

Barca akan kembali beraksi pada 2021, dengan pertandingan pertama mereka di Tahun Baru terjadi pada Minggu (3/1) di kandang Huesca.

Iklan
0