Pecat Craig Shakespeare, Jamie Redknapp Kritik Leicester City

Komentar()
Getty
Redknapp menyebut banyak orang semakin kurang bersimpati pada Leicester setelah pemilik klub kembali memecat manajer.


OLEH    ADHE MAKAYASA     Ikuti di twitter

Mantan pemain Liverpool Jamie Redknapp mengkritisi keputusan Leicester City yang baru saja memecat Craig Shakespeare.

Redknapp menilai pemilik Leicester begitu gegabah dan itu menunjukkan jati diri mereka sebenarnya. Dalam keterangannya kepada Sky Sports, Redknapp mengatakan: “Ini menjadi bukti akan mereka. Para pemilik ini hanya melihat timnya dan tidak paham mengapa mereka tidak berada di puncak liga.

“Mereka [Leicester] sukses meraih pencapaian luar biasa di sepakbola. Ketika mereka memenangkan liga, mereka punya tim yang hebat.

“Namun seketika Anda mendapati laju buruk, alih-alih memberi sedikit waktu, mereka justru berkata ‘tidak, mari pecat manajer.’ Saya rasa itu tidak berguna, sampah.

“Dengan cepat mereka kehilangan cinta [dari banyak orang]. Ini memalukan. Mereka perlu berkaca dan menyadari bahwa mereka tidak bisa terus-terusan memecat manajer. Anda takkan pernah sukses jika seperti itu.”

2017-03-15-leicester-Shakespeare

Shakespeare sendiri ditunjuk menangani tim utama Leicester sejak Ferburari kemarin, dengan ia dipercaya menggantikan tugas Claudio Ranieri yang dipecat setelah mampu membawa klub berjuluk The Foxes tersebut ke tangga juara.

Eks asisten Ranieri itu kemudian berhasil mengalahkan Liverpool 3-1 di laga pertamanya sebelum membawa Leicester menyingkirkan Sevilla sehingga menembus perempat-final.

Tiga kemenangan beruntun di semua kompetisi pada awal masa jabatannya membuat Shakespeare dipercaya menjabat sebagai manajer interim hingga akhir musim 2016/17.

Dia kemudian membawa Leicester menjauh dari zona degradasi dan karena itu ditunjuk sebagai manajer permanen pada Juni lalu dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

Akan tetapi yang bersangkutan hanya bertahan sebentar menyusul awalan buruk klub di musim ini, yang membuat mereka tertahan di urutan ke-18 di tabel klasemen Liga Primer, hingga akhirnya pihak klub mengambil keputusan untuk mendepaknya.

 

 

Artikel Selanjutnya:
Pelatih Qatar Optimistis Juara Piala Asia 2019
Artikel Selanjutnya:
Son Heung-Min: Korea Selatan Masih Bisa Lebih Baik
Artikel Selanjutnya:
Marcelo Minta Dijual Ke Juventus
Artikel Selanjutnya:
PSSI Pastikan Permohonan Dispensasi ITC Pemain Persija Jakarta Tak Disetujui AFC
Artikel Selanjutnya:
Air Mata Fans Dua Klub Untuk Emiliano Sala
Tutup