Kendati masih menunggu kemungkinan banding dari Mitra Kukar, penggawa Bhayangkara FC tetap menganggap diri mereka sudah menjadi juara, dan merayakannya di lapangan setelah mengalahkan delapan pemain Madura United 3-1 di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (8/11) malam WIB.
Kegembiraan terpancar di wajah Paulo Sergio yang menjalani musim perdananya di Indonesia. Menurut Sergio, Bhayangkara FC pantas menjadi juara, karena mereka berisikan pemain berkualitas dan kompak.
“Saya menjalani musim yang luar biasa di Indonesia. Ini musim pertama, namun memberikan saya pengalaman tentang sepakbola Indonesia. Kami memiliki tim yang luar biasa yang berjuang sejak awal musim. Gelar tidak mustahil bagi kami, karena kami sudah berjuang dengan keras,” tegas Sergio kepada Goal Indonesia.
“Gelar ini untuk orang-orang yang mendukung kami, keluarga kami, dan semua yang terlibat di tim ini. Kami luar biasa tahun ini, karena kami memiliki skuat dan mental yang bagus.”
Hal serupa juga diungkap Jajang Mulyana. Pemain yang posisinya diubah menjadi bek ini sukses memerankan tugasnya dengan baik untuk menghalau serangan Madura United.
“Kami memiliki kekeluargaan yang tinggi. Saya bersyukur bisa mendapatkan juara untuk Bhayangkara. Ini menjadi pengalaman yang baik buat saya,” kata Jajang singkat.
Sementara itu, keberhasilan ini disambut sukacita pencetak tiga gol kemenangan Ilija Spasojevic. Apalagi sukses tersebut diperoleh di saat dirinya sudah berstatus sebagai warga negara Indonesia.
“Mencetak tiga gol, lalu menjadi juara, ini hal yang menakjubkan. Luar biasa. Saya datang untuk menjadi juara. Ini hasil kerja tim, dan saya bangga menjadi bagian Bhayangkara FC,” ucap Spasojevic. (gk-48)





