OLEH ANUGERAH PAMUJIIkuti di twitter
Paulo Di Canio, legenda West Ham United, berpendapat, Jose Mourinho adalah rajanya adu mulut. Menurutnya, jangan coba-coba meladeni manajer Manchester United itu dalam urusan perang secara verbal.
Seperti diketahui, dalam seminggu terakhir, manajer Chelsea Antonio Conte terlibat adu mulut dengan pria Portugal itu. Di Canio menilai, tak semestinya pria Italia itu menghabiskan waktu melakukan psywar melawan Mourinho.
Di Canio berkesimpulan, kompatriotnya itu telah terjebak ke dalam perangkap khas Mourinho.
"Antonio telah terjatuh ke dalam perangkap Mourinho. Manajer Chelsea ini adalah salah satu yang terbaik di dunia, tapi untuk urusan itu [perang mulut], dia kalah 10-0 dari Mourinho," ungkap di Canio.
"Saya tidak ingin mengatakan siapa yang benar, tapi mereka berdua jelas salah. Namun, jika Anda mencoba untuk masuk dalam perang mulut, Anda harus mendokumentasikannya, jangan memakai insting dan amarah untuk mengatakan segala sesuatunya yang berisiko, sebab Anda juga mendapatkan terminologi yang salah."
"Karena dengan ini semua, artinya Anda kalah dengan rival Anda. Sebab Mourinho adalah master dalam urusan yang satu ini," pungkas di Canio.
Sebelumnya, dua manajer yang pernah barkarier di Serie A Italia itu saling ejek. Mourinho menyebut Conte berprilaku gila karena aksinya di pinggir lapangan yang dinilai terlalu berlebihan saat merayakan kemenangan.
Sementara Conte menilai Mourinho tak ubahnya bertingkah layaknya badut.
Chelsea dan United sendiri baru akan berjumpa pada 25 Februari mendatang. Conte sudah menyampaikan keinginannya agar perang mulut ini berlanjut di lapangan ketika kedua tim bentrok.





