Bruno Fernandes Manchester UnitedGetty Images

Paul Scholes Enggan Disama-Samakan Dengan Idola Baru Manchester United Bruno Fernandes

Legenda Manchester United Paul Scholes enggan dirinya dibanding-bandingkan dengan pemain masa kini The Red Devils yang tengah naik daun, Bruno Fernandes.

Dalam pandangan Scholes, dia dan Fernandes memiliki gaya bermain yang berbeda, terutama soal peran yang diemban keduanya di United.

Fernandes, sejak didatangkan dari Sporting CP di bursa transfer musim dingin ini, langsung menunjukkan kecocokannya dikomandoi Ole Gunnar Solskjer dengan memberikan kontribusi siginifikan sebelum pandemi virus corona menghentikan sementara Liga Primer Inggris.

Fernandes jadi bagian penting dari kebangkitan United menembus posisi lima besar klasemen sementara, dengan United hanya terpaut tiga angka dari Chelsea selaku penguasa empat besar.

Bagaimana pun kualitas yang telah ditunjukkan Fernandes sejauh ini, Scholes meminta jangan ada pihak-pihak yang menyama-nyamakan dirinya dengan sang idola baru karena karakter mereka tak serupa.

"Saya kira, saya bukan pemain yang mirip sepertinya. Saya tahu, ada sejumlah perbandingan, tapi saya hanya berpikir kami itu benar-benar berbeda," tukas Scholes kepada MUTV Group Chat.

"Saya menilai, dia bermain lebih ke depan di lapangan. Saya kira dia memiliki skill untuk menaklukkan pemain yang menjaganya. Dia terlihat seperti ingin mencetak banyak gol, dia akan menembak bola dari mana saja, dia pun mampu memainkan umpan demi umpan," sambungnya.

"Tendangan bola-bola matinya bagus, tendangan bebasnya juga demikian. Tiba-tiba tim menjadi seperti akan diberi peluang, tim seperti akan mencetak gol setiap saat ketika dia mengendalikan bola," ulas Scholes.

"Saya menilai, kami benar-benar berbeda. Dia punya skill melewati seorang pemain," jelasnya.

Namun, satu hal yang Scholes tak bantah soal kesamaan dia dengan Fernandes, yakni punya bidikan untuk mencetak gol meski hanya sebagai seorang gelandang.

"Satu-satunya yang bisa disamakan adalah tembakan. Kami berdua berpikir tentang mencetak gol dan kemana penyerang tengah akan berada," tambah legenda Inggris itu.

"Tendangan bebasnya sungguh brilian. Saya tidak bisa berbuat apa-apa di situasi set-piece, jadi itu adalah komparasi lain yang tidak berguna," pungkas Scholes.

Liga Primer akan kembali bergulir pada 17 Juni mendatang setelah vakum selama lebih dari tiga bulan akibat pandemi virus corona, yang memaksa hampir seluruh liga-liga di seluruh dunia sempat mengalami penangguhan.

Iklan
0