Pelatih Juventus Massimiliano Allegri mengakui, dia langsung mengirim pesan kepada Paul Pogba ketika divonis larangan bermain sepabola karena kasus doping.
Mantan gelandang Manchester United tersebut akan menjalani hukuman itu selama empat tahun lamanya setelah gagal dalam tes doping di awal musim 2023/24 ini.
Allegri turut bersimpati terhadap apa yang menimpa anak didiknya itu.
Diakui sang pelatih, pemain internasional Prancis tersebut adalah pemain yang bakal sulit digantikan di skuad. Lebih lanjut, Allegri tak pernah ragu menilai Pogba memiliki kepribadian yang baik terlepas dari skorsing yang baru saja didapatkannya ini.
"Saya menulis pesan untuknya kemarin, atau lebih tepatnya sehari sebelum kemarin. Secara kemanusiaan, saya sangat prihatin dan dari sudut pandang sepakbola, kami pun kehilangan seorang pemain yang luar biasa," tutur Allegri.
"Saya cukup beruntung bisa bekerja dengannya, bisa melatihnya. Sungguh sulit mencari pemain-pemain yang bisa seperti dia," tambah Allegri.
Allegri kemudian menolak membahas secara spesifik mengenai hukuman yang akan dijalani Pogba. Menurutnya, itu bukan domain dia untuk berkomentar.
"Saya tidak bisa menjelaskan inti dari hukuman tersebut. Ada badan yang bertanggung jawab. Tapi secara kemanusiaan, saya sangat prihatin, sebab Paul adalah orang yang sangat baik," pungkasnya.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

