Ole Gunnar Solskjaer menjelaskan keputusannya untuk menarik keluar Paul Pogba di jeda babak pertama saat Manchester United menang atas Granada, Jumat (16/4) dini hari WIB tadi.
United memastikan satu tiket di semi-final Liga Europa setelah kembali mengalahkan Granada lewat skor 2-0 di leg kedua perempat-final yang digelar di Old Traffford, untuk kemudian mengamankan agregat 4-0.
Di pertandingan semalam, tim tuan rumah mendapatkan kemenangannya lewat gol-gol Edinson Cavani di menit keenam dan bunuh diri Jesus Vallejo di akhir laga.
Pogba, yang dipercaya sebagai kapten, berperan besar karena memberi assist untuk gol pembuka Cavani, tetapi ia digantikan oleh Donny van de Beek saat turun minum. Ole pun mengakui bahwa ia terpaksa mengambil keputusan itu karena takut sang gelandang akan mendapat kartu merah setelah menerima kartu kuning di menit ke-17.
Seusai bubaran, Ole kepada BT Sport mengatakan: “Terkadang, Paul itu sangat ingin menang... dia melakukan beberapa tekel setelah kartu kuningnya tetapi saya pikir saya tidak ingin mengambil risiko [dia dikeluarkan dari lapangan] meskipun dia bermain sangat baik.
"Kami kehilangan tiga pemain hari ini [karena skorsing]. Musim ini berjalan sudah cukup sulit.”
Di kesempatan terpisah, Pogba menambahkan: "Beberapa tekel, kartu kuning. Jelas saya harus keluar,” kata bintang Prancis itu. “Kartu kuning ini sangat disayangkan. Itu bukan kartu kuning bagi saya tetapi saya harus menerimanya. Kami memenangkan pertandingan, dan itu yang paling penting.
"Saya baru tahu itu pelanggaran setelah [kartu kuning] itu, saya melihat semua pemain mencoba mengeluarkan saya. [Manajer berpikir] lebih baik saya keluar sebelum kartu merah."
Pogba tak ketinggalan membahas assist-nya untuk gol Cavani: "Saya berlari dan saya tahu dia ada di belakang saya. Cara bola menuju ke dia terhitung sempurna. Itu adalah sebuah gol indah."
United kini dihadapkan dengan pertarungan melawan AS Roma di semi-final Liga Europa.
Menurut rencana, leg pertama dari pertandingan itu akan digelar di Old Trafford pada Jumat (30/4) dini hari WIB mendatang. Tujuh hari berselang, giliran Giallorossi mendapat giliran menjamu Setan Merah di Stadio Olimpico.




