Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, merasa posisinya sebagai juru taktik Les Parisiens tidak terancam pasca-kekalahan terkini timnya di Liga Champions.
PSG dikalahkan RB Leipzig dengan skor 2-1 pada laga ketiga Grup H UCL di Red Bull Arena, Kamis (5/11) dini hari WIB.
Skuad arahan Tuchel sebetulnya memulai laga dengan sempuna lewat gol cepat Angel Di Maria (6’). Namun, peluang PSG untuk menjauhkan keunggulan sirna selepas sepakan penalti sang pemain ditepis Peter Gulacsi sepuluh menit berselang.
Leipzig memanfaatkan momentum dengan menciptakan gol penyama skor melalui eks gelandang PSG, Christopher Nkunku (41’). Skor 1-1 menutup babak pertama.
Pada menit ke-57, Leipzig mampu membalikkan keadaan melalui Emil Forsberg via titik putih. Skor 2-1 bertahan untuk kemenangan sang tuan rumah hingga akhir laga.
Kekalahan dari Leipzig ini juga diwarnai kartu merah untuk dua pemain PSG, yakni Idrissa Gueye (69’) dan Presnel Kimpembe (90’+5).
“Itu sulit, mungkin ini berawal dari kesalahan kami karena tidak mampu mencetak gol kedua dan gagal dalam eksekusi penalti,” ucap Tuchel kepada media Prancis RMC, selepas pertandingan.
"Kemudian situasi tambah sulit dengan 10 pemain, terlalu banyak momentum penentu yang merugikan kami, apalagi dengan lawan yang kuat.”
“Saya tidak merasa dalam bahaya [pemecatan]. Hubungan [tidak harmonis] antara Leo [sapaan Leonardo, direktur teknik PSG] dan saya? Ini tidak berdampak sama sekali di lapangan.”
“Kami melawan tim yang memimpin Bundesliga Jerman sepekan lalu, yang sangat kuat, yang bermain bagus, dan kami bisa saja memimpin 2-0.”
“Itu lebih sulit pada babak kedua. Kami kalah jumlah pemain, kualitas, dan kecepatan.”
“Tapi laga berjalan sangat ketat, dan jangan lupa bahwa selisih gol itu penting. Jadi, jika Anda menang 2-1 atau 2-0 di Parc [des Princes] pada laga selanjutnya, Anda bisa terus melaju. Kans untuk lolos masih ada di tangan kami.”
“Tidak akan mengubah apapun. Ini adalah kehidupan pelatih di Paris, itu tidak pernah cukup, saya tidak punya masalah. Ini tim yang sama dengan yang menempati urutan pertama Ligue 1, kami tetap bersama melalui fase yang sulit.”
"Kami akan mencoba lagi dan jika kami menang di Parc, situasinya akan berbalik total,” pungkasnya.
Dengan hasil tersebut, PSG menempati urutan ketiga klasemen sementara Grup H dengan koleksi tiga poin hasil kemenangan atas Istanbul Basaksehir pada laga kedua, pekan lalu.
Sementara di Ligue 1, PSG kokoh di puncak klasemen sementara dengan perolehan 21 poin hasil tujuh kemenangan beruntun dari sembilan laga pertama musim ini.




