Direktur olahraga Paris Saint-Germain, Leonardo, menyerang ofisial pertandingan setelah mengklaim wasit Mikael Lesage memihak tuan rumah sepanjang laga.
PSG dikalahkan Nantes dengan skor 3-1 pada pekan ke-25 Ligue 1 di Stade de la Beaujoire, Minggu (20/2) dini hari WIB.
Tampil dengan trisula Lionel Messi, Kylian Mbappe, Neymar, Les Parisiens tertinggal tiga gol sejak babak pertama.
Neymar memperkecil skor pada menit ke-47. Meski, sepakan penaltinya pada menit ke-59 mampu diamankan kiper Alban Lafont.
Kartu merah untuk bek Nantes, Dennis Appiah, dibatalkan oleh VAR pada babak pertama, sebelum ia beruntung menghindari kartu kuning kedua ketika melanggar Mbappe di kotak penalti. Tim tamu juga marah dengan tekel berbahaya Nicolas Pallois kepada sang bintang.
"Itu adalah pertandingan yang sulit bagi kami," ucap Leonardo pasca-pertandingan kepada Canal+.
“Setelah pertandingan di Liga Champions, kami tahu kami adalah tim yang harus dikalahkan. Kami kebobolan dua gol dan itu pantas.”
“Setelah itu, semua keputusan wasit bertentangan dengan kami. Dia mengumumkan satu menit tambahan waktu pada akhir babak pertama dan kemudian penalti Nantes [yang akhirnya memakan enam menit tamabahan waktu].”
“Saya pikir ada dorongan meniup peluit untuk melawan kami. Wasit bahkan tidak meniupnya [untuk tekel Nicolas Pallois]. Anda berisiko membuat pemain absen tiga bulan karena cedera.”
"Setelah itu, [Dennis] Appiah membuat penalti, dan dia bahkan tidak diganjar kuning padahal seharusnya kartu merah [untuk dua pelanggaran yang berpotensi kartu kuning].”
"Pertandingan tidak lagi terkendali, bagi kami dan juga Nantes, itu benar-benar di luar kendali,” pungkasnya.
Adapun dengan hasil ini, PSG masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 59 poin, unggul atas Marseille di urutan kedua dengan 46 angka dan masih menyimpan satu laga di tangan. Sementara itu, Nantes naik ke peringkat kelima dengan perolehan 38 poin.




