Laga antara Al-Ahli dan Al-Anwar dalam ajang Piala Pelayan Dua Kota Suci diwarnai insiden wasit yang memicu kontroversi setelah gol disahkan untuk "Al-Raqi", dalam sebuah momen yang didahului oleh sentuhan tangan dalam proses membangun serangan.
Gol Al-Ahli tercipta melalui pemain asal Armenia, Edward Sperstyan, setelah ia melepaskan tembakan keras yang bersarang di gawang Al-Anwar, memberi timnya keunggulan sepanjang pertandingan dan menempatkannya di jalur lolos ke babak berikutnya.
Baca juga: Gempa Bursa Transfer: Al-Ittihad Bergerak Rebut Kessie di Detik-Detik Terakhir
Namun gol tersebut tidak lepas dari kontroversi, setelah tayangan memperlihatkan adanya sentuhan tangan pada pemain asal Brasil, Roger Ibanez, pemain Al-Ahli, sebelum dimulainya serangan yang berakhir dengan gol Sperstyan.
Di sisi lain, pakar perwasitan Fahd Al-Mirdasi memastikan sikapnya terkait momen tersebut dalam perbincangannya melalui program "Nadina", dengan menegaskan bahwa keputusan mengesahkan gol itu tidak tepat karena adanya pelanggaran pada awal proses membangun serangan.
Al-Mirdasi mengatakan: "Gol Al-Ahli tidak sah, karena ada sentuhan tangan dari Ibanez, pemain Al-Ahli, di awal membangun serangan," seraya menegaskan bahwa pelanggaran itu terjadi tepat sebelum gol dan seharusnya diberikan sehingga gol dianulir.
Dengan demikian, gol yang dicetak Sperstyan memicu kontroversi perwasitan meski tembakannya indah, setelah Al-Mirdasi menilai bahwa sentuhan tangan pada Ibanez memengaruhi keabsahan serangan, sehingga momen tersebut menjadi salah satu insiden perwasitan paling menonjol dalam laga Al-Ahli melawan Al-Anwar.



