Fahd Al-Mardasi, pakar perwasitan, mengungkap adanya kesalahan wasit yang berpengaruh selama pertandingan Al-Ittihad melawan Al-Hazm, setelah ia menegaskan bahwa wasit tidak memberikan tendangan penalti untuk Al-Hazm pada salah satu situasi yang kontroversial.
Baca juga: Rahasia ada pada Martinelli dan Al-Hilal, Arsenal di ambang mengukir sejarah
Al-Mardasi mengatakan dalam kemunculannya melalui program "Nadina", bahwa menit ke-32 menyaksikan sebuah pelanggaran yang jelas di dalam kotak penalti untuk Al-Hazm, dan menilai bahwa keputusan wasit untuk tidak memberikan tendangan penalti tersebut tidaklah tepat.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Pakar perwasitan itu menjelaskan bahwa pemain Al-Ittihad, Stefan Kessler, melakukan pelanggaran yang jelas terhadap pemain Al-Hazm, Bololo, dengan menegaskan bahwa situasi tersebut seharusnya membuahkan tendangan penalti untuk tim lawan.
Al-Mardasi menunjukkan bahwa kesalahan itu tidak hanya berkaitan dengan keputusan wasit di lapangan, melainkan juga meluas hingga ke wasit teknologi video, yang seharusnya turun tangan dalam situasi ini, seraya berkata bahwa "seharusnya wasit video memanggil wasit pertandingan untuk melihat kembali situasi tersebut".
Situasi ini kembali memunculkan perdebatan seputar keputusan-keputusan wasit dalam pertandingan Liga Roshn, terutama ketika menyangkut momen-momen berpengaruh di dalam kotak penalti, sementara Al-Mardasi berpandangan bahwa tidak ditinjaunya situasi tersebut telah merampas peluang Al-Hazm untuk mendapatkan tendangan penalti selama pertandingan melawan Al-Ittihad.






