Legenda penjaga gawang Jerman, Oliver Kahn, mengenang kembali kenangan mengerikan di Stadion Santiago Bernabéu, sambil menyampaikan pesan tegas kepada para pemain Bayern Munich menjelang laga yang dinanti-nantikan melawan Real Madrid, pada leg pertama perempat final Liga Champions, Selasa mendatang.
Kiper legendaris raksasa Bavaria itu, dalam wawancara dengan surat kabar Jerman "Süddeutsche Zeitung", menggambarkan suasana di markas klub Kerajaan sebagai pengalaman luar biasa yang melebihi stadion mana pun di dunia, sambil menegaskan bahwa "90 menit di Bernabéu lebih melelahkan daripada di tempat lain mana pun".
Kahn juga membuat perbandingan menarik antara dua raksasa Spanyol, dengan mengatakan: "Penonton di Madrid jauh lebih intens daripada penonton Barcelona; Anda merasa seolah-olah segala sesuatu mendorong Anda ke bawah dan mencoba menghancurkan Anda... Suasana di sana menakutkan dan mengerikan, dan kini dengan atap stadion baru, perasaan itu menjadi lebih jelas dan kuat."
Kahn juga memperingatkan tim asuhan Vincent Kompany agar tidak meremehkan kondisi sulit yang baru-baru ini dialami Real Madrid, dengan menyoroti bahwa kekuatan Los Blancos terletak pada kemampuannya bangkit dari keterpurukan.
Dia menambahkan: "Real Madrid baru saja melewati masa-masa penuh gejolak, pergantian pelatih, dan kritik, lalu tiba-tiba mereka berhasil mengalahkan Manchester City. Di situlah mereka menyadari bahwa mereka mampu membalikkan musim ini secara drastis... Inilah tepatnya yang membuat Real Madrid sangat berbahaya."
Perlu diingat bahwa kiper raksasa asal Jerman itu merupakan bagian dari skuad Bayern Munich pertama yang mengalahkan Real Madrid di Bernabéu pada tahun 2000 dengan skor 4-2, pertandingan yang menjadi pemicu permusuhan sepak bola bersejarah antara Los Galácticos dan raksasa Jerman tersebut.

