LIPUTAN ALDIV ALFASERA DARI BALI
Pelatih Semen Padang Nilmaizar menganggap Bali United dan Persib Bandung beruntung memiliki deretan pemain muda bagus, sehingga tidak kesulitan menjalani regulasi U-23. Hal itu diungkapkan Nil setelah Kabau Sirah ditaklukkan Bali United 2-0 di Stadion Dipta Gianyar, Kamis (4/5) sore WIB.
Nil mengatakan, ia mengalami kesulitan menentukan kompisisi pemain muda di tiap pertandingan. Begitu juga dengan pergantian yang mengharuskan penggawa U-23 diganti oleh pemain satu kelompok usia. Nil mencontohkan Riko Simanjuntak yang dianggap tak layak memulai laga dari bangku cadangan.
SIMAK JUGA: Bali United Bungkam Semen Padang
“Dia [Riko] sebetulnya tidak berhak dicadangkan. Tapi karena ada regulasi, terpaksa pemain muda kami turunkan. Pemain yang belum mekar kita paksa untuk mekar. Persib Bandung beruntung punya Febri [Hariyadi], [Gian] Zola dan pemain muda lainya,” tutur Nil.
“Regulasi membuat kami kebingungan menentukan pemain. Bali United beruntung dapat dari timnas. Kami pemain lokal semua. Sedikit kesulitan.”
SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: Bali United – Semen Padang
Sementara itu, Nil mengkritik kepemimpinan wasit. Nil sempat memprotes keputusan asisten wasit yang menganggap Vendry Mofu terperangkap off-side saat berhadapan, dan mengecoh penjaga gawang Wawan Hendrawan.
“Wasit bilang dia minta maaf. Dia tidak tahu. Yang dia tahu hakim garis sudah memberi tanda off-side. Tadi dia sampaikan itu. Dia sampaikan juga hal itu ke Mofu. Kalau tidak percaya, silakan tanya kepada Mofu,” cetus Nil.
“Kalau hasil pertandingan jelas saya kecewa. Tapi apakah akan melaporkan wasit? Saya serahkan kepada manajemen saja.”
SIMAK JUGA: Nil Waspadai Barisan Penyerang Bali United
Hal senada diungkapkan Novan Setya Sasongko. Bek Semen Padang ini meniali Mofu tidak berada dalam posisi off-side. Novan juga mempertanyakan keputusan hadiah penalti bagi Bali United.
“Kami mengakui kekalahan. Tapi kami sering dirugikan wasit. Penalti yang didapat Bali United itu sebetulnya tidak perlu terjadi. Agung [Prasetyo] sama sekali tak menyentuh [Sylvano] Comvalius,” kata Novan. (gk-67)


