OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Neymar memang baru saja mengonfirmasi bahwa semua isu yang menyebut dirinya tidak bahagia di Paris Saint-Germain adalah omong kosong. Namun baru-baru ini Lance melansir berita yang menyebut The Golden Boy sejatinya menyesal hijrah ke PSG, berdasar ungkapan salah satu orang dalam klub.
Setidaknya ada lima poin yang diungkap . Pertama tentu saja konfliknya dengan Edinson Cavani, yang dimulai saat keduanya berebut penalti dalam duel hadapi Olympique Lyon lalu. Dipercaya bahwa hingga kini mereka tak pernah bertegur sapa di luar lapangan.
Kedua adalah konfliknya dengan pelatih PSG, Unai Emery. Les Parisien melaporkannya beberapa hari lalu, di mana Neymar tampak tak terima dengan menu latihan fisik yang diterapkan Emery. Kasus ini disebut belum sepenuhnya rampung.
ScreengrabKetiga, Neymar mengalami tekanan batin karena jarang bertemu anaknya, yang sampai sekarang masih tinggal di Barcelona. Mustahil baginya untuk selalu terbang ke Catalunya setiap pekan, mengingat kesibukannya di PSG.
Keempat, pemain berusia 25 tahun tersebut merasa jika kompetisi Ligue 1 Prancis tak kompetitif sehingga sulit menunjang kualitasnya menjadi lebih baik. PSG dirasa terlalu superior dibanding kompetitor lainnya.
Terakhir, mayoritas penggawa Les Parisien tidak senang dengan perlakuan manajemen terhadap Neymar. Pemain internasional Brasil itu dipandang terlampau diistimewakan oleh pihak klub baik di dalam maupun luar lapangan.
Menilik rumor ini, bukan mustahil bila kabar yang menyebut Real Madrid siap menampung Neymar bisa jadi kenyataan di masa depan.
