Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel, memberikan pembelaan kepada Neymar yang gagal mencetak gol lewat titik penalti.
Pada laga Ligue 1 terkini, PSG sukses mengalahkan tuan rumah Saint-Etienne dengan skor 4-0 di Stade Geoffroy Guichard, Senin (16/12) dini hari WIB.
Gol tim tamu masing-masing dicetak oleh Leandro Paredes pada menit kesembilan, Kylian Mbappe (43', 89'), dan Mauro Icardi (72').
Neymar, yang diturunkan sejak menit pertama, gagal menyumbang gol. Namun, berkontribusi lewat dua assist.
Apes, pemain berusia 27 tahun itu melewatkan peluang emas dari sepakan penalti pada menit ke-62. Penalti diberikan setelah ia dilanggar bek lawan di kotak terlarang.
"Saya selalu agak gugup sebagai pelatih, itu normal," ucap Tuchel dalam sesi jumpa pers pasca-laga.
"Ketika dia [Neymar] menendang, biasanya, saya cukup yakin dia akan mencetak gol. Dia sedih karena dia ingin mencetak gol, itu adalah peluang besar baginya," tutur eks pelatih Borussia Dortmund itu.
"Tetapi, dia masih akan menjadi penendang penalti untuk kesempatan berikutnya. Saya yakin dia akan mencetak gol lagi," tambahnya.
Adapun dengan kemenangan ini, PSG masih mantap di puncak klasemen sementara dengan koleksi 42 poin plus satu laga tunda kontra Monaco.
