Neymar mendapat dakwaan dari UEFA atas komentarnya yang dinilai menyerang perangkat pertandingan saat Paris Saint-Germain tereliminasi dari Liga Champions musim ini.
Sang superstar Brasil menyebut keputusan wasit yang memberikan penalti telat, yakni pada menit ke-94, bagi Manchester United dalam duel leg kedua babak 16 besar pada 7 Maret lalu sebagai aib.
Marcus Rashford sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dan menyegel kemenangan 3-1 bagi United. Skor itu membuat PSG tersingkir karena kalah produktivitas gol tandang dalam agregat 3-3.
Penalti diberikan wasit Damir Skomina setelah melakukan tinjauan melalui Video Asisten Wasit (VAR) dan menyatakan bola tembakan Diogo Dalot mengenai tangan Presnel Kimpembe.
Neymar sendiri absen dalam dua pertemuan lawan United, termasuk laga di Parc des Princes tersebut, Namun kecamannya di media sosial membuatnya kini terancam mendapatkan sanksi.
"Empat pria [wasit] yang tak tahu apa pun tentang sepakbola menyaksikan tayangan ulang di hadapan televisi," demikian bunyi komentarnya pada waktu itu.
Sejauh ini UEFA belum mengumumkan kapan sang pemain berusia 27 tahun bisa melakukan proses banding.
Getty

