Antonio Conte and Bin SalmanAntonio Conte and Bin Salman

Sejumlah Aspek Yang Wajib Dikondisikan Newcastle United Bila Ingin Dilatih Antonio Conte

Antonio Conte merapat ke Tyneside adalah impian bagi fans Newcastle United di mana pun. Mengingat kekuatan finansial pemilik klub saat ini, bukan mustahil para suporter bisa saja menyaksikan pelatih flamboyan Italia itu akhirnya duduk manis di bench mereka.

Posisi pelatih saat ini, Steve Bruce, seolah telah berakhir ketika konsorsium Timur Tengah mengakuisisi The Magpies dari genggaman Mike Ashley.

Dipimpin sang pangeran Arab Saudi Mohammed Bin Salman, yang ditaksir memiliki kekayaan bersih mencapai 320 miliar poundsterling dan telah membikin Newcastle jadi klub terkaya dunia, tentu ambisi terbesarnya adalah merevolusi citra dari kesebelasan semenjana menjadi tim top kontender juara.

Beberapa nama pelatih top masuk bursa pelatih berikutnya Newcastle, namun belakangan mencuat opini bahwa Conte siap kembali ke Inggris mengambil job kepelatihan di St James' Park asalkan klub tersebut bisa mengondisikan sejumlah hal. Apa saja?

Newcastle supportersGetty

Kuasa penuh urusan transfer pemain

Conte sangat terbuka untuk kembali ke Liga Primer Inggris. Publik mafhum, wajah baru Newcastle di bawah kepemimpinan pangeran bin Salman akan membuat klub bergelimang duit dan bisa sesuka hati menunjuk pemain yang diinginkan.

Namun, harus bisa dipastikan, Conte nantinya akan mendapatkan kendali penuh untuk urusan transfer. Dia mesti mendapatkan pengaruh besar dalam proses belanja pemain, tanpa intervensi dari para petinggi. 

Jika hal ini bisa dikondisikan, Conte siap melangkah secara konkret ke pintu St James' Park.

Sebagaimana diketahui, alasan Conte tak pernah bertahan lama di klub-klub yang pernah ditanganinya seperti Chelsea dan Inter Milan, itu karena dia tidak diberikan kuasa sepenuhnya untuk perkara transfer.

Romelu Lukaku Antonio Conte InterGetty

Pria 52 tahun itu dipecat Chelsea kendati mempersembahkan titel Liga Primer dan Piala FA, selain itu The Blues harus merogoh kocek sebanyak £26 juta sebagai kompensasi atas pemberhentian dia lebih awal.

Musim lalu bersama Inter, Conte memenangkan Scudetto. Namun, bertikai dengan manajemen menyusul penjualan pemain-pemain kunci. Achraf Hakimi dilego ke PSG, sementara Romelu Lukaku dilepas ke Chelsea. Yang lebih membuat Conte kesal, dia tidak dijamin bakal mendapatkan pengganti sepadan.

Beberapa klub top yang sempat diduga mendekati Conte macam Arsenal dan Barcelona mungkin jadi opsi menarik bagi pelatih kaliber dia. Tetapi jika Newcastle bisa memenuhi satu syarat di atas, mantan pelatih timnas Italia dan Juventus itu akan dengan senang hati menerima pinangan The Magpies.

Bukan pelatih paruh musim

Newcastle mesti mengondisikan pekerjaan untuk Conte di musim baru nanti. Sebab, dia bukanlah pelatih spesialis paruh musim, atau pelatih penyelamat tim yang tengah berjuang di zona degradasi.

Ya, Conte jelas lebih tertarik untuk menerima kontrak di awal musim baru ketimbang mengambil job saat kampanye Liga Primer sedang berjalan. Selama berkarier, Conte diketahui tak pernah menerima pinangan di tengah musim. 

Dengan begitu, sisa edisi 2021/22 bisa menjadi titik awal yang bagus bagi Newcastle untuk melakukan negosiasi dengan meyakinkan sang pelatih untuk merapat ke Tyneside ketika musim ini rampung.

Steve Bruce NewcastleGetty Images

Sementara itu, pelatih Newcastle saat ini, Bruce, tengah dalam posisi harap-harap cemas karena dalam persepsinya, dia akan dilengserkan dalam waktu dekat seiring kehadiran Public Investment Funds di klub.

Bruce sendiri dikabarkan telah mengadakan rangkaian pembicaraan dengan manajemen Newcastle untuk membahas kejelasan posisi dia di kursi manajerial tim.

Akan tetapi, mengingat tipis kemungkinan Conte bersedia mengambil job di tengah musim, maka Bruce setidaknya masih bisa menghela nafas di sisa kampanye 2021/22 ini sembari menunggu namanya dicoret dari klub dan melihat pria Italia itu datang sebagai penggantinya.

Iklan
0