Arsenal mengalami pukulan telak dalam upayanya untuk memperkuat lini tengah dengan mendatangkan bintang Brasil Bruno Guimarães, setelah Newcastle United menolak tawaran awal senilai 50 juta poundsterling dan meminta hampir dua kali lipat jumlah tersebut untuk melepas kapten tim mereka.
Surat kabar Inggris "The Telegraph" melaporkan bahwa manajemen "The Gunners" semula meyakini tawaran pembuka mereka akan cukup untuk meyakinkan "The Magpies" melepas pemain internasionalnya, namun klub asal utara itu mengejutkan semua pihak dengan penawaran baru yang mendekati 100 juta poundsterling.
Jumlah yang diminta tersebut setara dengan yang dibayarkan Tottenham Hotspur untuk mendatangkan rekan senegaranya, Sandro Tonali, yang mencerminkan betapa kuatnya Newcastle mempertahankan bintang Brasilnya yang telah menjadi tulang punggung tim sejak bergabung.
Meskipun Gimarães terbuka terhadap gagasan pindah ke Uni Emirat Arab, di mana ia akan kembali berlaga di Liga Champions dan bersaing secara serius untuk gelar Liga Primer Inggris, pemain berusia 26 tahun ini tidak berniat berselisih dengan klubnya saat ini, atau memaksa klub tersebut untuk menjualnya.
Keinginan Gemariš untuk bergabung dengan Arsenal menunjukkan ambisinya untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, namun rasa hormatnya kepada Newcastle dan para penggemar yang telah menerimanya dengan hangat sejak kedatangannya dari Lyon, Prancis, membuatnya menolak tindakan apa pun yang dapat ditafsirkan sebagai tekanan untuk menyelesaikan transfer tersebut.
Arsenal kini dihadapkan pada keputusan sulit: baik menggandakan tawaran finansialnya secara signifikan untuk memenuhi tuntutan Newcastle, atau sepenuhnya membatalkan kesepakatan yang dianggap pelatih Mikel Arteta sebagai prioritas utama untuk memperkuat lini tengah menjelang dimulainya musim baru.
sh
