Manchester United gagal total di musim 2017/18 setelah tidak meraih satu pun trofi, dan gelandang Nemanja Matic tahu betul bahwa tantangan timnya akan semakin sulit ke depannya.
Di musim yang baru saja berakhir ini, United arahan Jose Mourinho hanya sanggup finis kedua di tabel klasemen akhir Liga Primer, dengan mereka keluar sebagai runner-up Piala FA setelah kalah dari Chelsea di final yang digelar di Wembley pada akhir pekan kemarin.
Selain itu, tim penghuni Old Trafford tersebut terhenti sejak awal di ajang Piala Liga dan gugur di babak 16 besar Liga Champions di tangan Sevilla, selagi Matic menilai tim yang ia bela pantas mendapatkan hal yang lebih baik.
“Ketika Anda tidak menjadi juara di satu tahun, maka tahun berikutnya tekanannya selalu lebih besar,” kata Matic dikutip dari laman resmi klub. “Inilah sepakbola. Ketika Anda bermain untuk Manchester United, ini adalah hal normal dan kami harus menerimanya dan menghadapinya.
“Ketika Anda memenangkan trofi, itu adalah hal berbeda dan Anda merasa lebih baik namun yang terpenting adalah kita bisa bercermin dan tahu bahwa kami sudah mengerahkan yang terbaik.
“Tim ini sedih setelah pertandingan [final Piala FA]. Kami tahu kami pantas mendapatkan hal yang lebih namun inilah sepakbola. Inilah final – semuanya bisa terjadi – namun saya tekankan bahwa kami harus fokus pada tantangan ke depan,” Matic menambahkan.


