Negosiasi Kontrak Luis Milla Mandek?

Komentar()
Goal Thailand
Tidak ada kabar menggembirakan dari pembahasan tawaran kontrak baru Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia.

Goal Indonesia memahami, rencana perpanjangan kontrak Luis Milla sebagai pelatih timnas Indonesia terancam buyar.

Setelah kegagalan Indonesia di babak 16 besar Asian Games dari Uni Emirat Arab dua pekan lalu, PSSI memutuskan untuk memberi tawaran kontrak baru kepada Milla. Pelatih asal Spanyol itu diberi perpanjangan satu tahun dengan target menjuarai Piala AFF serta memenangi medali emas SEA Games 2019.

PSSI tinggal menunggu respons dari perwakilan Milla untuk kesepakatan perpanjangan kontrak. Sempat dikabarkan pula, pelatih asal Spanyol itu akan datang ke Indonesia Jumat (7/9) ini untuk membicarakan negosiasi secara langsung. Namun, hingga menjelang Jumat tengah malam tidak ada tanda-tanda kedatangan Milla.

Exco PSSI sendiri terbelah dua dalam menilai kinerja Milla selama 18 bulan menangani Merah-Putih. Milla hanya memenangi enam suara anggota Exco yang setuju jabatannya dipertahankan, sedangkan empat di antaranya menolak. Tiga anggota Exco lainnya memilih abstain. Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi kabarnya juga memilih untuk mempertahankan Milla.

Alasan penolakan perpanjangan kontrak adalah karena Milla dianggap tidak berhasil menepati target yang dicanangkan PSSI, kerap melakukan pemilihan pemain yang sulit dipahami, serta keengganan sang pelatih untuk belajar bahasa Indonesia atau setidaknya mencoba berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

Salah satu faktor lain yang menjadi pertimbangan utama adalah besarnya nilai gaji Milla. Dibandingkan dengan nilai kontrak yang didapat Alfred Riedl selaku pelatih timnas sebelumnya, gaji Milla berkali-kali lipat jumlahnya. Sebuah media Vietnam melansir, pelatih 52 tahun itu mengantungi bayaran bulanan US$160 ribu. Dengan kurs saat ini, jumlah itu mencapai kisaran Rp2,3 milyar. Sementara, Riedl menerima gaji pada kisaran angka Rp150-200 juta per bulan.

Tidak diketahui apakah ada peningkatan nilai kontrak baru Milla, tetapi PSSI mencoba menaikkan posisi tawar dengan mengajukan sejumlah syarat kepada sang pelatih. Di antaranya, keharusan belajar bahasa serta lebih aktif dalam sejumlah program pengembangan sepakbola dan komunikasi dengan klub.

Poin utama tentu saja adalah target tinggi trofi Piala AFF dan medali emas SEA Games. Sebagian pelatih yang ditemui Goal berpendapat, target yang ditetapkan itu terlampau berat. Dari perspektif ini, kemungkinan Milla takkan menyetujui tawaran PSSI.

PSSI telah menyiapkan langkah jika Milla menolak dengan membidik sejumlah pelatih dari dalam maupun luar negeri. Berdasarkan sejumlah sumber, nama-nama seperti Jacksen F Tiago, Simon McMenemy, Rahmad Darmawan, dan Widodo C Putro masuk ke dalam daftar pertimbangan.

Indonesia akan menghadapi Mauritius pada uji coba internasional, Selasa mendatang.

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Liga Negara UEFA
2. Terungkap, Gaji Mewah Cristiano Ronaldo Di Juventus
3. Indonesia U-16 Pukul Telak Felda United U-17
4. Pintu Timnas Jerman Tertutup Bagi Mesut Ozil
5. Ronaldo & 20 Bintang Serie A Bergaji Terbesar
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

  Footer - Liga 1

 

Artikel Selanjutnya:
Alexis Sanchez: Manchester United Lebih Bahagia Bersama Ole Gunnar Solskjaer
Artikel Selanjutnya:
REVIEW Serie A Italia: Rekor Fantastis Duvan Zapata & Fabio Quagliarella
Artikel Selanjutnya:
PSSI Bakal Bentuk Lembaga Independen Wasit Profesional
Artikel Selanjutnya:
Maurizio Sarri Pertanyakan Level Para Pemain Chelsea
Artikel Selanjutnya:
Hasil Pertandingan: Thailand 1-2 Tiongkok
Tutup