Keylor Navas PSG 2021-22Getty Images

Keylor Navas Frustrasi Banget Jadi Kiper Kedua PSG

Pelatih baru Paris Saint-Germain, Christophe Galtier sudah memberi tahu Keylor Navas bahwa ia harus menjadi kiper kedua di musim 2022/23.

Penjaga gawang internasional Kosta Rika itu berperan sebagai kiper utama di PSG musim lalu, berbagi tugas dengan Gianluigi Donnarumma.

Namun, musim ini Galtier telah menentukan sikapnya dengan menjadikan Donnarumma sebagai No.1 setelah mengambil alih kursi kepelatihan dari Mauricio Pochettino. Sang pelatih tahu bahwa ini adalah keputusan yang sulit, karena kedua kiper sama-sama berkualitasnya.

Apa kata Galtier tentang Navas?

Juru taktik baru itu sudah menduga bahwa Navas akan frustrasi setelah tahu terpaksa menjadi kiper kedua, namun ia mengharapkannya masih akan terus totalitas dalam membela klub.

"Saya sangat jelas dengan para penjaga gawang di awal musim, saya lebih suka bekerja dengan hierarki di awal musim," katanya setelah PSG menang uji coba 3-0 atas Urama Red Diamonds di pramusim, Sabtu (23/7).

"Ia tahu apa yang saya harapkan darinya dalam perannya sebagai nomor dua. Bahkan jika saya tahu bahwa jauh di dalam dirinya ada banyak rasa frustrasi. Untuk klub seperti PSG, sangat penting untuk memiliki dua penjaga gawang yang sangat bagus."

Bagaimana performa Navas untuk PSG?

Navas bergabung dengan PSG dari Real Madrid pada 2019 dan telah membuat 106 penampilan untuk klub di semua kompetisi.

Ia memang diperkirakan akan kehilangan tempatnya sebagai kiper utama begitu Donnarumma bergabung dari AC Milan tahun lalu.

Tapi Navas, yang kontraknya tinggal dua tahun lagi, tampil 21 kali di Ligue 1 musim lalu, sementara rekan setimnya dari Italia itu hanya bermain 17 kali.

Keduanya juga berbagi tugas sebagai penjaga gawang utama di Liga Champions, dengan Donnarumma tampil lima kali dalam kompetisi tersebut dan Navas bermain tiga kali.

Di sisi lain, Donnarumma sebelumnya juga secara terbuka menyatakan tidak senang dengan sistem pembagian tugas tersebut dan menegaskan bahwa dirinya ingin bermain di setiap pertandingan.

Katanya pada April lalu: "Saya di sini untuk menjadi pemilik [jersey No.1] ... Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan Navas tetapi, seperti yang ia katakan, tidak mudah untuk menghadapi persaingan ini. Ada hal-hal yang pastinya harus berubah."

Iklan
0