Seperti anggur yang semakin tua semakin nikmat, Robert Lewandowski pun demikian adanya. Bukannya mengalami penurunan performa di usia yang sudah menyentuh kepala tiga, striker Bayern Munich ia justru makin menggila di depan gawang.
Saat ini, Lewandowski sudah menginjak 31 tahun dan Agustus mendatang bakal berusia 32 tahun. Di usia inilah Lewandowski menjalani periode tersuburnya, dengan total sudah mengoleksi 45 gol di semua kompetisi musim ini.
Ya, musim 2019/20 sah jadi musim terproduktif Lewandowski di sepanjang kariernya.
Peresmian musim tersubur itu sebetulnya terjadi pada akhir pekan lalu ketika ia menyumbang satu gol saat Bayern memukul Bayer Leverkusen 4-2, yang jadi gol ke-44-nya di musim ini.
Sebelumnya, musim terproduktif Lewandowski hadir pada 2016/17 saat Bayern dilatih oleh Carlo Ancelotti. Waktu itu, Lewandowski mampu menggelontorkan 43 gol di semua ajang.
Baru-baru ini, striker Polandia itu menambah gol lagi saat Bayern menang susah payah 2-1 atas Eintracht Frankfurt di semi-final DFB-Pokal, Kamis (11/6) dini hari WIB. Satu golnya di babak kedua memastikan Bayern menyegel satu tempat ke final .
Total 45 gol itu mampu diceploskannya hanya dari 39 pertandingan saja. Artinya, ia memiliki rata-rata mencetak 1,15 gol per laga. Yang lebih mengesankan, ini adalah musim kelima secara berturut-turut Lewandowski menembus batas 40 gol.
Dari 45 gol itu, 30 gol diantaranya tersaji di Bundesliga Jerman. Torjagerkanonen alias titel pencetak gol terbanyak Bundesliga sudah hampir pasti digenggam olehnya, tapi ada satu target lain yang sangat menggoda untuk dipecahkan Lewy, yakni gol terbanyak dalam semusim.
Rekor gol terbanyak tersebut masih dipegang Gerd Muller di musim 1971/72. Kala itu, sang legenda Jerman mampu membukukan 40 gol dalam semusim Bundesliga bersama Bayern.
Dengan empat laga tersisa di Bundesliga, tentu ada potensi untuk mengejar rekor impresif milik Der Bomber tersebut. Namun Lewandowski hanya punya tiga laga tersisa, lantaran di duel berikut melawan Borussia Monchengladbach ia akan absen karena akumulasi kartu.
Memang sulit membayangkan seorang pemain mencetak sepuluh gol dalam tiga pertandingan beruntun, tapi kamus sepakbola tidak mengenal kata mustahil dan ini berlaku juga untuk Lewy.
Berbicara tentang Muller dan rekor, Bayern juga memiliki Thomas Muller yang baru saja menyamai rekor Kevin De Bruyne sebagai pembuat assist terbanyak dalam semusim Bundesliga dengan 20 assist.
Thomas Muller berpotensi melampaui torehan eks gelandang Wolfsburg itu di laga-laga tersisa. Namun, ia harus absen saat melawan Gladbach pada Sabtu (13/6) besok dengan alasan sama seperti Lewandowski.
Setelah menjamu Gladbach akhir pekan ini, Bayern akan menantang Werder Bremen, Freiburg, dan Wolfsburg di laga tersisa. Pasukan Hansi Flick tinggal butuh dua kemenangan lagi dari empat laga tersebut untuk menyegel titel liga kedelapan secara beruntun.


