OLEH ADHE MAKAYASAIkuti di twitter
Penyerang muda milik BarcelonaMunir El Haddadi memasukkan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) setelah permintaannya memperkuat Maroko di pentas internasional ditolak FIFA.
FIFA sebelum ini menolak permintaan Munir untuk mengganti kewarganegaraan pada 13 Maret lalu karena sang pemain pernah memperkuat Spanyol di pertandingan resmi yakni kualifikasi Euro 2016 melawan Makedonia pada September 2014 silam. Waktu itu, Munir yang baru berusia 19 tahun turun memperkuat Spanyol sebagai pemain pengganti dan bermain kurang dari 15 menit.

Aturan di FIFA menyatakan bahwa seorang pemain yang punya kewarganegaraan ganda masih boleh berganti memperkuat tim nasional jika belum pernah turun di partai resmi, dan kini Munir mencoba untuk lepas dari Spanyol demi memperkuat negara asal orang tuanya, Maroko, jelang bergulirnya Piala Dunia 2018.
“Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) telah mendaftarkan gugatan yang diajukan oleh pesepakbola Munir El Haddadi dan Federasi Sepakbola Maroko terhadap Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) dan Federasi Sepakbola Spanyol,” demikian disampaikan CAS lewat pernyataannya.
“Munir El Haddadi dan Federasi Sepakbola Maroko melakukan banding atas keputusan yang dikeluarkan Komite Status Pemain FIFA pada 13 Maret 2018, yang mana adalah permintaan untuk mengganti kewarganegaraan Munir El Haddadi dari Spanyol ke Maroko, yang ditolak.
“Prosedur pengadilan CAS tengah dijalankan. Para pemohon telah meminta agar Putusan Arbitrase dikeluarkan pada pertengahan Mei sehingga ada kejelasan menyangkut kewarganegraan olahraga pemain tersebut sebelum dimulainya Piala Dunia FIFA 2018.”
