Joan Laporta kembali menjadi presiden Barcelona dan akan memimpin klub hingga 2026. Dia berhasil unggul dalam pemilihan, Minggu (7/3) lalu, dengan mengantongi sekitar 58 persen suara, mengalahkan pesaingnya Victor Font dan Toni Freixa.
Pemilihan presiden Barca dilakukan pada saat kondisi tim sedang tidak sehat, dengan mantan presiden sebelumnya Josep Maria Bartomeu mengundurkan diri pada Oktober tahun lalu dalam kondisi keuangan yang berantakan akibat hutang. Situasi semakin terasa rumit akibat pandemi virus corona.
Sebelumnya, Laporta pernah menjadi pemimpin di Barcelona di tahun 2003 hingga 2010. Di periode pertama kepemimpinannya, yang tertinggal hanyalah kisah manis.
Kala itu, Barca berhasil mengaet pemain-pemain besar seperti Samuel Eto’o, Deco, Dani Alves, Thierry Henry dan Ronaldinho. Selain itu, tim yang bermarkas di Camp Nou itu mampu meraih gelar-gelar bergengsi, termasuk treble winner di musim 2008/09.
Dengan terpilihnya kembali Laporta, para penggemar dan manajemen jelas berharap dia bisa mengembalikan masa kejayaan tim seperti ketika pria asal Spanyol tersebut menjadi nahkoda klub.
Di sisi lain, banyak yang menyorot kondisi Lionel Messi saat ini di Catalunyasetelah Laporta kembali menduduki kursi Barcelona 1. Maklum, Messi adalah pemain yang naik daun dan dianakemaskan di masa kepemimpinannya dulu,
GFXNamun, kepada GOAL Laporta mengungkapkan bahwa dia percaya bisa meyakinkan Messi yang tidak bahagia untuk tetap tinggal di Camp Nou, dia mengatakan: “Saya mengatakan yang sebenarnya, saya adalah orang dengan pengalaman dan determinasi paling tinggi serta paling memiliki kredibilitas di mata Messi.”
“Membuat saya bangga karena Messi mengatakan kepada saya bahwa semua yang saya katakan kepadanya telah terpenuhi.”
“Masalah Leo lebih mudah daripada stadion. Akan sangat menyenangkan bisa mencapai (peringatan 125 tahun Camp Nou pada 2024) bersama Messi, itu akan menjadi kembang api terakhir yang bagus.”
Setelah pengumumannya sebagai orang nomor satu baru di klub Catalans, Laporta juga memberikan pendapatnya soal masa depan Messi.
“Melihat Lionel Messi daatang untuk memberikan suara hari ini, melihat dia mengambil bagian, itu sangat membuat saya senang.”
“20 tahun lalu dia melakukan debutnya bersama tim muda Barca. Melihat pemain terbaik dunia datang untuk memilih hari ini adalah tanda yang jelas dari apa yang terus kami katakan. Leo mencintai Barca.”
“Pemain terbaik di dunia mencintai Barca dan saya berharap itu pertanda bahwa dia akan bertahan di Barcelona, itulah yang kami semua inginkan.”
GettySudah menjadi rahasia umum jika salah satu keinginan Laporta adalah mempertahankan Messi di Camp Nou, namun masih ada permasalahan yang harus dihadapi sang bos besar, yakni mengembalikan Barca ke masa jayanya dan memulihkan kondisi keuangan tim yang sedang terlilit hutang. Dua tugas ini merupakan rintangan yang akan dihadapi pria kelahiran Barcelona itu.
“Agar Barca dapat bertahan secara ekonom dan bahagia lagi. Kami memiliki banyak tantangan di depan dan kami pasti akan mencapainya. Kami adalah keluarga yang hebat, kami memiliki perasaan yang hebat dan harus bekerja sama untuk menghadapi tantangan di depan,” ungkap Laporta dilansir dari Marca.
“Apa yang paling bisa kami lakukan untuk Barca adalah mencintainya, mencintai lebih dari sebelumnya. Hidup Barca dan umur Catalunya yang panjang.”
Lalu, pertanyaan yang pasti ditujukan kepada siapapun presiden terpilih adalah apakah akan mempertahankan Ronald Koeman di Barca atau mencari pengganti, dengan kondisi Barcelona yang terseok-seok bersama manajer asal Belanda tersebut.
Beberapa waktu lalu sempat muncul nama Mikel Arteta yang akan mengisi kursi kepelatihan Barca menggantikan Koeman. Namun, berdasarkan laporan yang dihimpun GOAL, manajer Arsenal itu bukan kandidat pelatih Blaugrana.
Laporta hingga kini belum memberikan pernyataan pasti tentang masa depan kursi kepelatihan Barca.

Yang jelas, para penggemar pasti menginginkan Laporta bisa memberikan perubahan yang besar di dalam diri Barcelona. Meskipun saat ini tim asuhan Koeman berada di peringkat kedua klasemen La Liga, namun perfroma klub jauh dari ekspektasi.
Bahkan pemain-pemain baru yang didatangkan tim tidak bisa membantu mengangkat performa klub saat ini. Beberapa nama seperti Antoine Griezmann, Philippe Coutinho, Ousmane Dembele dan Frenkie de Jong belum tampil maksimal di musim ini. Barangkali, de Jong terlihat lebih meyakinkan ketimbang nama-nama baru lainnya, namun tetap saja malah pemain muda Barca yang bisa lebih bersinar seperti Pedri, Fransisco Trincao, Riqui Puig hingga Oscar Mingueza.
Blagurana beruntung karena pesaing mereka dalam perebutan gelar La Liga juga tidak memiliki musim yang baik, di mana Atletico Madrid yang sempat unggul jauh di puncak tabel belakangan ini tepeleset di beberapa pertandingan. Demikian juga Real Madrid yang sedang diterpa badai cedera, membuat Los Blancos kehilangan poin penting.
Memang, masih terlalu pagi mempertanyakan terobosan apa yang akan dilakukan Barca di rezim jilid dua Laporta. Akan tetapi, sang presiden sadar, dia bukanlah orang baru di klub Catalans dan tahu apa yang mesti dicanangkan dar sekarang. (*/Yos)


