Paris Saint-Germain, sang juara Eropa, memutuskan untuk mengakhiri rangkaian panjang cedera dan peminjaman, serta mengambil keputusan tegas untuk mengakhiri hubungannya secara permanen dengan pemain asal Portugal, Renato Sanches, sekalipun itu berarti melepasnya secara gratis.
Meski kontrak gelandang Portugal itu berlaku hingga Juni 2027, manajemen klub Ibu Kota Prancis tersebut memutuskan untuk membuka pintu bagi kepergiannya tanpa biaya transfer selama bursa transfer musim ini, begitu ia mencapai kesepakatan dengan klub baru.
Menurut yang diungkap situs Prancis "Foot Mercato", langkah ini bertujuan untuk memuluskan kepergiannya secara permanen dan mengakhiri rentetan peminjaman yang dijalani sang pemain dalam beberapa tahun terakhir, yang mengubahnya dari talenta menjanjikan menjadi beban dalam daftar gaji klub.
Sanches kembali ke Paris musim panas ini setelah masa peminjamannya ke klub Yunani, Panathinaikos, berakhir. Di sana ia tampil dalam 24 pertandingan musim lalu, 12 di antaranya sebagai starter, mencetak satu gol dan satu assist, serta berhasil sebagian besar memulihkan kebugaran fisiknya meski sempat absen secara terputus-putus akibat cedera.
Selama masa persiapan saat ini, sang pemain mengikuti latihan Paris Saint-Germain secara normal tanpa mencatatkan kambuhnya masalah fisik. Namun hal itu tidak cukup untuk meyakinkan tim pelatih dan manajemen untuk memberinya kesempatan baru, setelah ia benar-benar keluar dari perhitungan masa depan proyek Ibu Kota Prancis tersebut.
Meski demikian, si Anak Emas tahun 2016 itu masih memegang teguh mimpi Eropanya. Sanches menolak tawaran menggiurkan dari klub-klub di Arab Saudi, Brasil, dan Liga Amerika, karena lebih memilih mencari proyek olahraga yang nyata yang memberinya kesempatan bermain secara reguler dan mengembalikan kilaunya, yang dulu memikat banyak perhatian bersama Benfica, Bayern Munich, dan Lille.
Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"
Ia tak menunggu lama, karena tawaran mulai berdatangan. Klub Italia Torino, klub Jerman Union Berlin, serta klub-klub Inggris Ipswich Town dan Hull City menunjukkan ketertarikan untuk mendatangkannya, di samping dua klub dari Liga Prancis yang mengkaji kemungkinan bergerak untuk menyelamatkan kariernya yang telah melewati sejumlah persinggahan besar dari Benfica ke Bayern Munich, melalui Swansea, Lille, dan Roma, sebelum tiba di Paris pada 2022.



